Dermaga Feri Tayando Belum Bisa Disandari

Pekerjaan Selama Tiga Tahun Mubazir, Pemprov Maluku Diminta Perhatiannya

Ambon, Maluku Post.com – Tiga tahun pekerjaan dermaga Feri Tayando, Kota Tual yang dikerjakan sejak tahun 2012 hingga 2015 belum juga membuahkan hasil atau bisa dikatakan mubasir.

Pekerjaan yang memakai anggaran selama tiga tahun berturut-turut ini terbuang percuma, pasalnya sampai saat ini feri belum juga bisa menyandari dermaga tersebut.  hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tual, Anwar Renwarin di Ambon, Minggu (6/3).

“Untuk jembatan penyeberangan feri di Tayando, sudah lebih dari tiga tahun anggaran ini belum bisa disandari oleh feri,”kesalnya.

Menindaklanjuti hal ini, dirinya akan menurunkan stafnya untuk meninjau secara langsung proyek dari Dinas Perhubungan Provinsi ini. Bisa saja dikatakan proyek tersebut belum rampung 100 persen.

“Saat ini masyarakat tidak bisa turun langsung ke dermaga feri, melainkan masyarakat harus turun ke perahu nelayan untuk menuju ke pelabuhan,”ujarnya.

Keterlambatannya pekerjaan dermaga feri ini, menyebabkan pengusulan tambahan penyeberangan untuk dilayari ASDP kemungkinan sekali tidak bisa terjawab.

Untuk itu, dirinya meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi Maluku untuk melihat hal ini secara serius, sehingga tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Tayando, Kota Tual bisa teratasi.  (MP-7)

Pos terkait