Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Provinsi Maluku saat ini merencanakan untuk memberikan beasiswa doktoral atau Strata III (S3) untuk 80 orang, terutama di bidang pariwisata, transportasi dan geologi. Namun nyatanya sampai saat ini belum sampai 10 orang yang mendaftar untuk mengikuti beasiswa dimaksud.
“Saya sangat kecewa, karena sampai saat ini belum sampai 10 orang yang mendaftar untuk mengikuti beasiswa S3, itupun ada yang tidak sesuai permintaan yang diinginkan,”ujar Gubernur Maluku Said Assagaff di Ambon, Kamis (21/04).
Assagaff mengakui, untuk S3 di Maluku sangat susah apalagi untuk bidang teknis, sehingga kedepan untuk penerimaan beasiswa pihaknya akan memberi banyak peluang untuk S2 dan S1.
“Kedepan kita akan lebih perbanyak S1 untuk memantapkan ketahanan ilmu-ilmu dasar, baru kemudian berikan beasiswa untuk S2 bahkan S3,” tandasnya.
Dijelaskan Assagaff, untuk S1 pertambangan yang ada di Maluku sudah mencapai 50-60 orang. Sedangkan S2 masih sangat minim. Sehingga kedepan pihaknya akan mengutamakan S1 untuk disekolahkan mengambil S2.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Maluku, Anthonius Sihaloho dikonfirmasi terpisah mengakui informasi dan syarat untuk menerima beasiswa S3 telah disebarkan ke seluruh universitas negeri dan swasta yang ada di Maluku, akan tetapi hingga pertengahan April 2016, masih sedikit yang mendaftarkan diri.
Sihaloho katakan, pihaknya juga sudah menjalin kerjasama dengan Universitas Pattimura (Unpatti) untuk menyeleksi terhadap setiap calon penerima beasiswa, dengan syarat memiliki prestasi akademik baik dan diutamakan berasal dari keluarga kurang mampu.
“Pempov Maluku juga telah menyediakan jatah beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2, serta 100 kuota untuk siswa berprestasi guna menempuh pendidikan strata I, di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.” ungkapnya sembari menambahkan dengan sasaran untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas guna mendukung berbagai program pembangunan yang gencar dilakukan pemerintah pusat di daerah ini. (MP-7)


