Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku akan melakukan koordinasi bersama Polri untuk mengungkapkan kasus penembakan terhadap dua warga Desa Abubu, Kabupaten Maluku Tengah, yaitu Kalvin Aunalal berusia (19 tahun) dan Welem Parihala (17 tahun). Hal ini disampaikan Asisten II setda Maluku Ujir Halid di Ambon, Kamis (19/5), usai mengikuti pertemuan bersama dengan 10 warga Abubu, yang berlangsung diruang dikerjanya.
Kalvin Aunalal di bagian dadanya, sedangkan Welem Parihala tertembak di bagian ketiak, aksi penembakan terhadap kedua korban ini dilakukan Orang Tidak Dikenal (OTK).
“Kita akan berkoordinasi pihak kepolisian untuk mencari tahu pelaku,”tandas Halid.
Menurutnya, kasus penembakan terhadap warga Abubu ini harus dituntaskan, karena sudah berlangsung beberapa kali, dan meresahkan warga setempat.
Untuk diketahui, peristiwa penembakan ini terjadi ketika korban dan temannya Welem dengan mengendarai sepeda motor menuju negeri Titawai. Di dalam perjalanan, tepatnya perbatasan desa Abubu dan Titawai, korban dan temannya terhenti setelah melihat pohon kelapa yang membentang menutupi badan jalan, sehingga membuat keduanya menghentikan sepeda motor guna menyingkirkan pohon kelapa tersebut.
Dan disaat itu, terdengar bunyi tembakan dan mengenai Kelvin dibagian dadanya, kemudian pelaku membidik Welem dan mengenai ketiaknya. Beberapa saat kemudian, aparat kepolisian Polsek Nusalaut memblokade jalan perbatasan Abubu dan Titawai, untuk menghindari bentrokan. (MP-7)


