Ambon, Maluku Post.com – Kendati proyek pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP) telah selesai, namun salah satu infrastruktur pendukung yakni Underpass Sudirman hingga kini masih terbengkalai hal ini akibat terkendala pembebasan lahan.
Satker JMP, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara, Cris Lasmono saat dikonfirmasi di Ambon, Sabtu (11/6) mengatakan, pembangunan JMP tidak terlepas dari pembangunan Underpass Sudirman. Oleh karena Underpass tersebut merupakan salah satu infrastruktur pendukung utama yang akan mengondisikan beban kendaraan yang melintasi jalur JMP.
“Untuk pembangunan tersebut, semua anggaran yang dibutuhkan telah kita siapkan. Hanya saja sebagian lahan Underpass itu merupakan lahan milik warga. Sehingga perlu adanya koordinasi dari pemerintah baik provinsi maupun kota untuk dilakukan pembebasan lahan.” Ungkapnya.
Menurutnya, dalam pelaksanaan konstruksi tersebut, pihak BPJN membutuhkan surat penyerahan lahan dari pemerintah Provinsi Maluku agar bisa diketahui dengan pasti bahwa persoalan pembebasan lahan antara pemilik lahan yakni keluarga Tutupoho dan Pemerintah baik provinsi maupun kota telah selesai.
Lasmono menjelaskan, pemerintah provinsi sebelumnya telah menyurati pihak BPJN bahwa lahan seluas 893 meter per kubik tersebut telah dihibahkan oleh pemilik lahan. Akan tetapi dalam pelaksanaannya, pemilik lahan kembali melakukan pemalangan pada lokasi yang dimaksud.
“Inilah yang menyebabkan pembangunan Underpass kembali ditunda, selain itu sampai saat ini belum ada lagi surat lanjutan terkait kepemilikan lahan tersebut.” tandasnya.
Lasmono menambahkan, surat terakhir yang diterima BPJN dalam hal ini satker JMP oleh pemerintah Provinsi Maluku tertanggal 30 Mei 2016 terkait informasi permintaan perluasan lahan Underpass Sudirman.
Lasmono mengatakan untuk surat penyerahan lahan, belum ada kepastian dari pemerintah Provinsi Maluku, sehingga kalau pemilik lahan masih belum menyetujui dengan ketentuan pembebasan lahan yang ditetapkan oleh pemerintah, maka pihaknya tidak bisa melanjutkan pembangunan underpass tersebut.
“Oleh karena itu kami sangat mengharapkan adanya kepastian terkait pembebasan lahan tersebut, agar kami secepatnya dapat menyelesaikan pembangunan Underpass Sudirman sehingga kendaraan yang melintasi JMP dapat disesuaikan dengan jalur yang telah ditetapkan.” Harapnya. (MP-8)


