Pemkot Ambon Gelar Rangkaian Festival Wujudkan Ambon Kota Musik

Ambon, Maluku Post.com – Rangkaian festival musik akan digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk mewujudkan slogan “Ambon Kota Musik” di tahun 2016, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Ambon, Henry Sopacua.

Sejak dicanangkan sebagai kota musik, berbagai upaya dilakukan agar tidak hanya sekedar menjadi slogan kosong, melainkan sebuah gerakan memacu para musisi untuk menciptakan karya seni.

“Berbagai upaya dilakukan guna mewujudkan Ambon sebagai kota musik sehingga tidak hanya sekedar slogan kosong, di antaranya menggelar rangkaian festival musik yang akan dilaksanakan Oktober – November 2016,” katanya di Ambon, Kamis (23/6).

Ia mengatakan, rangkaian festival musik yang akan dilaksanakan yakni International Ambon Music Festival akhir Oktober hingga November, International Ethnic Choir (Folk Song) atau lomba Paduan Suara Kategori etik tingkat nasional.

Sebelumnya di bulan Agustus akan dilaksanakan festival 1.000 suling, jika di tahun 2015 telah dilakukan festival 1.000 terompet.

Henry menyatakan, pencanangan Ambon sebagai kota musik belum ditindaklanjuti dengan fasilitas penunjang, tetapi melalui festival ini diharapkan menjadi pemacu bagi para pelaku seni, Berbagai upaya tersebut menjadi rangsangan para pekerja seni serta masyarakat untuk bekerja keras mewujudkan karya sehingga dapat dihargai secara maksimal.

Mewujudkan hal tersebut, pihaknya juga menggelar festival musik bulanan sebagai sarana penyaluran minat dan bakat warga Ambon dalam bermusik sehingga slogan “kota musik” untuk Kota Ambon itu benar-benar terwujud.

Tidak hanya sebatas itu pihaknya juga memberikan ruang kepada para musisi melalui program harmoni sudut kota.

“Harmoni sudut kota dilakukan bergantian setiap bulan di setiap kecamatan, guna membuka ruang bagi masyarakat menyalurkan bakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, musik merupakan sarana pemersatu dan mampu menembus sekat-sekat perbedaan sehingga sangat penting untuk dijadikan media membangun persaudaraan dan perdamaian yang hakiki di Ambon dan Maluku pada umumnya.

“Tetapi semua ini dapat terwujud melalui kerja keras semua komponen untuk memelihara dan meningkatkan perdamaian serta pola hidup orang basudara (bersaudara) di Ambon dan Maluku,” kata Henry. (MP-2)

Pos terkait