Ternyata Maluku Tidak Lakukan Ekspor Pada Bulan April

Ambon, Maluku Post.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat daerah ini tidak pernah melakukan kegiatan ekspor selama April 2016, menyusul Maret sehingga mengalami penurunan sebesar 100 persen.

“Jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada April 2015 yang mencapai 0,27 juta dolar AS, maka pada April 2016 juga mengalami penurunan 100 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Diah Utami, di Ambon, Kamis (2/6).

Ekspor Maluku selama periode Januari – April 2016 senilai 10,31 juta dolar AS, jika nilai tersebut dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015 yang mencapai 3,5 juta dolar AS terjadi peningkatan sebesar 194,37 persen.

Menurut diah, kegiatan ekspor Maluku periode Januari – April 2016 berasal dari kelompok ikan dan udang,bahan bakar mineral dan komoditi lainnya.

Sedangkan negara tujuan ekspor Maluku pada Januari-April 2016 adalah Tiongkok dengan nilai 10,19 juta dolar AS, disusul Hongkong sebesar 0,09 juta dolar AS dan Thailand senilai 0,03 juta dolar AS.

“Data ekspor Maluku selama periode April 2016 merupakan sementara, kecuali data ekspor pada Maret merupakan angka tetap,” ujarnya.

Diah mengemukakan, pada periode Januari-April 2016 pelabuhan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menjadi pelabuhan ekspor utama berbeda dengan periode pada 2015, di mana pelabuhan Ambon yang menjadi dominan untuk kegiatan ekspor.

Selain itu komoditi asal Maluku juga di ekspor dari pelabuhan lain di luar Maluku yakni pelabuhan Tanjung perak, Surabaya, Bandara internasional Soekarno-Hatta dan Bandara internasional Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. (MP-2)

Pos terkait