BPOM Launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Mall

  • Whatsapp
HUT BPOM
Launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Mall, ditandai dengan pengguntingan Pita oleh Ketua PKK Provinsi Maluku, Widya Ismail dan didampingi Wakil Ketua PKK Provinsi Maluku, Beatrix Orno juga Sekertaris Kota Ambon, Anthony G Latuheru yang berlangsung di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, Sabtu (8/2).

Ambon, Malukupost.com – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon melaunching Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Mall, dengan Tema “Perkuatan Kelembagaan dan SDM BPOM Menuju Masyarakat Sehat dan Berdaya Saing” yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua PKK Provinsi Maluku, Widya Ismail dan didampingi Wakil Ketua PKK Provinsi Maluku, Beatrix Orno juga Sekertaris Kota Ambon, Anthony G Latuheru di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, Sabtu (8/2).

Kepala BPOM Ambon, Hariani mengatakan 19 tahun bukanlah waktu yang singkat, maka dalam perjalanannya BPOM Ambon terus melakukan inovasi, baik itu yang bisa digunakan secara internal maupun yang dapat digunakan oleh stakeholder.

“Ada 2 inovasi unggulan peningkatan kualitas pelayanan publik di BPOM di Ambon, yaitu PTSP at Mall dan UMKM Jumping. Dikatakan at Mall karna BPOM akan membuka stand di Farmers Market, dengan pelayanan E-Registrasi pangan, layanan informasi online, layanan pengaduan online, layanan pengujian, dll,” bebernya semabri berharap dengan hadirnya PTSP di Mall dapat mempermudah dan mempercepat waktu pelayanan serta pelayanan lebih dekat dengan masyarakat.

Dijelaskan Hariani, untuk UMKM Jumping sendiri adalah inovasi untuk mendukung UMKM dalam membuat suatu lompatan untuk usaha yang lebih maju, dengan mempermudah proses pendaftaran prodak melalui kegiatan penjaringan, pendampingan, dan pendaftaran prodak di BPOM.

“Untuk mendukung inovasi UMKM Jumping ini kami sudah menjalin kerjasama dengan Disperindag, dinas koperasi, dan UMKM serta BUMN lainnya termasuk BUMDes. Jadi UMKM yang memiliki potensi akan mendapatkan pendampingan dan pendaftaran prodak di BPOM,” katanya.

“Harapan kami dengan adanya inovasi pelayanan publik ini dapat membantu percepatan pendaftaran prodak di BPOM melalui registrasi online dan PSP dan semakin dekat kepada masyarakat dalam rangka melindungi masyarakat Maluku dari peredaran makanan dan obat yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Ketua PKK Provinsi Maluku, Widya Ismail mengapresiasi BPOM Maluku yang selama ini dengan cekatan menjaga kualitas dan kelayakan bahan makanan maupun obat-obatan yang beredar di Maluku. Terkhususnya dengan pengawasan langsung terhadap makanan yang berada di lingkup pendidikan.

“Hal ini tentu sangat baik bagi tumbuh kembang generasi bangsa. Dimana kualitas makanan yang dikonsumsi dapat terjamin,” tandasnya.

Wiyad menambahkan, dirinya akan terus mendorong seluruh PKK di Maluku untuk bersama-sama mengawasi peredaran makanan di lingkungan sekitar.

“Sesuai dengan program Presiden yakni untuk mencegah stuting di masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait