Cegah Paham Radikalisme, Polres MTB Gelar Kegiatan Sambang Perairan

  • Whatsapp

Saumlaki, Malukupost.com – Kepolisian Resort Maluku Tenggara Barat (Polres MTB) menggelar kegiatan Sambang Perairan dalam rangka mendukung Program Quick Wins Polri kegiatan 1 yakni “Penegakan hukum bagi organisasi radikal dan anti Pancasila”.

Kasat Polairud Polres MTB, Iptu. J.M. Seleky mengatakan program Quick Wins Polri merupakan program yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat.

“Kami mengundang bapak-bapak nelayan dan masyarakat pesisir untuk menghadiri kegiatan ini bukan berarti kami menganggap bahwa bapak-bapak telah terpapar oleh paham-paham radikal melainkan agar bersama kita perangi dan menangkal paham-paham radikal ini,” ujarnya di Saumlaki, Kamis (20/2).

Menurut Seleky, pentingnya menangkal paham radikalisme di era dewasa ini. Karena paham radikal merupakan paham dari orang-orang yang ingin mengubah ideologi negara Indoensia melalui berbagai cara namun

“Ideologi Pancasila merupakan ideologi negara dan sudah bersifat final sehingga wajib dipelihara sebagai ideologi yang mempersatukan bangsa dari ragam perbedaan,” katanya.

“Melalui kegiatan ini, saya mengajak bapak-bapak untuk bersama-sama mengantisipasi masuknya paham-paham di luar ideologi negara kita yaitu Pancasila. Bila suatu saat nanti bapak menemukan penyebaran paham-paham radikal seperti ini, kami harap agar segera dilaporkan kepada pihak Kepolisian,” katanya lagi.

Sementara Sekretaris Kecamatan Tanimbar Selatan, Frets Watutamata dalam sambutannya menyatakan, pemerintah saat ini sedang gencar melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam menangkal paham radikal dan memperkuat Pancasila sebagai Ideologi Negara kita.

“Kami dari pihak Pemerintah Kecamatan Tanimbar Selatan sangat mendukung dan menyambut gembira kegiatan ini, semoga dengan kegiatan ini kita bersama-sama dapat menangkal paham radikali di wilayah kita demi keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.

Dijelaskan Watutamata, tanggung jawab menjaga keutuhan NKRI adalah merupakan tanggung jawab semua komponen anak bangsa, termasuk para Nelayan di kelurahan Saumlaki. Dan untuk memerangi paham ini, para peserta diminta untuk tidak fanatik berlebihan karena radikalisme itu bisa hadir dari dalam diri jika seseorang menganggap bahwa orang diluar keyakinannya adalah kafir.

“Oleh karena itu mari bersama-sama kita menjaga kerukunan antar umat beragama serta saling menghargai antara para pemeluk agama yang lain,” imbaunya.

Kapolsek Saumlaki yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Saumlaki, Brigpol Alfi Toisuta mengimbau peserta untuk membantu kepolisian dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Segera melaporkan bilamana menemukan kelompok-kelompok yang hendak mengembangkan paham radikal di lingkungan kita,” tandasnya.

Kegiatan itu diakhiri dengan pembacaan komitmen moral untuk memerangi paham radikalisme, penyerahan bantuan sarana kontak, dan foto bersama.

Bantuan yang diserahkan berupa: bendera Merah Putih yang diserahkan oleh Sekcam, Teks Pancasila yang diserahkan oleh Bhabinkamtibmas kelurahan Saumlaki, Life Buoy yang diserahkan oleh Kasat Polairud Polres MTB, dan paket sembako diserahkan oleh Ps. Kanit Patroli Sat Polairud Polres MTB Bripka Victor Nimreskossu.

Pos terkait