HIME Unpatti Gelar Dialog Publik Bahas Kesakralan Perempuan Kei

  • Whatsapp
Akademisi IAIN Ambon Dr Eka Dahlan Uar MSi mengawali Dialog Publik tentang Nilai Kesakralan Perempuan Kei yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Evav (HIME) Unpatti, di Kafe Papajid's Ambon, Rabu (4/3). (Foto rudi fofid)

Laporan Rudi Fofid-Ambon

Ambon, Malukupost.com – Dialog Publik Nilai Kesakralan Perempuan Kei dilaksanakan Bidang Keperempuanan Himpunan Mahasiswa Evav (HIME) Universitas Pattimura Ambon. Dialog berlangsung di Kafe Papajid’s Wailela Ambon, Rabu (4/3).

Ketua Umum HIME Unpatti Malik Aziz Koedoeboen membuka dialog publik, yang dipandu moderator Rani Madubun. Menurut Koedoeboen, jauh sebelum negara Indonesia berdiri dengan konfigurasi para pahlawan dan sosok perempuan, orang Kei sudah punya sosok Nen Dit Sakmas.

Bersamaan dengan itu, menurut Koedooeboen, sebelum republik ini berdiri dan mempunyai hukum nasional, orang Kei juga sudah punya hukum adat Larvul Ngabal.

Dialog publik menghadirkan Akademisi Unpatti Dr Joseph Ufie MA, Advokat Wahyudin Ingratubun SH, Akademisi IAIN Ambon Dr Eka Dahlan Uar MSi, dan Akademisi FkIP Unpatti Dr Rachmawati Patty MPd.

Saat ini, dialog publik masih berlangsung, dihadiri puluhan mahasiswa Kei, maupun dari berbagai kalangan di luar Kei.  (Maluku Post)