Wali Kota Tual Bentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
satgas penanganan corona kota tual
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tual, Azis Reliubun (Tengah), Wakil Ketua Gugus Betty Subaidah (kiri) dan Kabag Humas dan Protokoler Kota Tual, Moksen Ohoiyuf (kanan) saat konferensi pers, Sabtu (21/3)

Tual Malukupost.com – Tanggap terhadap penularan virus corona akhirnya Wali Kota Tual membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (covid-19) melalui SK Wali Kota nomor 191/2020 yang menujuk Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kota setempat, Azis Reliubun sebagai Ketua Gugus dan Kepala Dinas Kesehatan setempat, Betty Subaidah Sebagai Wakil Ketua.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Azis Reliubun mengatakan Satuan Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 akan membantu masyarakat dalam upaya untuk menangani permasalahan terkait Virus Corona, maupun akan mensosialisasikan, mempublikasikan, dan simulasi.

“Gugus tugas telah melakukan beberapa langkah dalam penanganan dan pencegahan, permasalahan Virus Corona, antara lain dengan melakukan pemeriksaan oleh Tim di Pelabuhan setempat yang juga sebagai pintu masuk di daerah ini, sehingga ketika ada kasus Virus Corona, maka Kota Tual sudah siap dalam penanganan awalnya,“ ujarnya di Tual, Sabtu (21/3).

Reliubun katakan untuk kegiatan sosialisasi tidak akan dilakukan dengan cara mengumpulkan masyarakat tetapi akan dilakukan melalui spanduk dan pembagian stiker tentang Virus Corona tersebut.

Sementara itu Wakil Ketua Gugus Betty Subaidah, menyatakan Kota Tual terdapat dua orang yang dinyatakan berstatus orang dalam pantauan (ODP) terkait Virus Corona, dan terus dilakukan pengawasan dari Dinas Kesehatan.

“Dari dua orang yang sebelumnya dinyatakan Orang Dalam pengawasan (ODP), dan satuan tugas ini akan terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan sehingga bisa mendapatkan langkah teknis penanganan dan pencegahan penyebaran pada wilayah ini,“ ungkapnya.

Menurut Subaidah, orang yang masuk dalam status ODP merupakan orang yang pernah memiliki riwayat melakukan perjalanan atau bepergian dari daerah yang terduga tertular wabah Covid-19.

“Mereka yang dikategorikan ke dalam ODP ini, yang bersangkutan baru pulang dari daerah yang terjangkit Virus Corona,“ tandasnya.

Subaidah menghimbau masyarakat Kota Tual, agar tetap menjaga kesehatan baik tubuh maupun lingkungan, hindari berkumpul dalam waktu yang lamaserta menjaga jarak komunikasi antara 1 – 2 meter.

“Seluruhnya kami lebih menekankan pada upaya pencegahan melalui, gerakan perilaku hidup sehat bersih (PHBS), termasuk senantiasa memperhatikan kesehatannya dan lingkungan sekitarnya agar tetap bersih dan higienis,” pungkasnya.

Pos terkait