Satu PDP Asal Malteng Resmi Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang (tengah), Plt Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Maluku, Melky Lohy (kanan), Kepala BPBD Maluku, Hein Far Far (kiri)
Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang (tengah), Plt Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Maluku, Melky Lohy (kanan), Kepala BPBD Maluku, Hein Far Far (kiri)

Ambon, Malukupost.com – Ketua Harian gugus tugas penanganan dan pencegahan covid-19 Maluku, Kasrul Selang menyatakan 1 dari 3 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) rujukan dari kabupaten Maluku Tengah (Malteng) yang dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr F.X. Suhardjo terkonfirmasi positif covid-19 setelah dilakukan Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Setelah dilakukan PCR dan hasilnya 1 dari pasien tersebut positif covid-19 setelah dilakukan PCR, dan dinyatakan pasien 03,” ujarnya di Ambon, Rabu (8/3).

Menurut Kasrul, pasien 03 tidak diisolasi di RSUD Haulussy Ambon karena klinis umumnya sedang.

“Sesuai kesepakatan dirujuk ke RSUD Haulussy kalau kondisi pasien benar-benar kritis,” katanya

Kasrul katakan, untuk 2 PDP lainnya masih menunggu hasil uji spesimen yang dikirim ke Balai Teknis Kesehatan Lingkungan (BTKL) Kelas II Ambon.

“Hari ini kita mengirim 3 spesimen ke BTKL,” tandasnya.

Kasrul berharap, Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan covid-19 di Kabupaten Maluku Tengah dapat melakukan tracking (penelurusan jejak) dari pasien 03.

“Jadi di Maluku terkonfirmasi positif covid-19 sudah 3, namun pasien 01 dinyatakn sembuh sedangkan pasien 02 dan pasien 03 masih dirawat,” pungkasnya

Diberitakan sebelumnya, 3 warga Saparua dinyatakan positif covid-19 sesuai hasil rapid tes. 2 dari 3 warga tersebut merupakan pelaku perjalanan dari Sulawesi Tenggara dan tiba di Saparua tanggal 18 atau 19 maret 2020.

Sekedar diketahui, hasil rapid tes tingkat keakuratannya sekitar 80% sehingga perlu dilakukan Polymerase Chain Reaction (PCR) yang tingkat keakuratannya sekitar 92%.

Pos terkait