Setelah Disterilkan Dengan Disinfektan, Ruangan IGD RSUD Karel Kembali Dibuka

  • Whatsapp
Ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Karel Sadsuitubun (RSUD KS) Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Langgur, Malukupost.com – Ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Karel Sadsuitubun (RSUD KS) Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kembali dibuka pelayanannya kepada masyarakat.

Diketahui sebelumnya, informasi yang beredar di tengah warga melalui media sosial (facebook) bahwa penutupan ruangan IGD pada tanggal 30 Juni hingga 2 Juli 2020.

Kepada media ini di Langgur, Kamis (2/7/2020), Direktur RSUD KS Langgur, dr. Fadillah Toatubun saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan hal tersebut.

“Memang benar beberapa hari kemarin ruangan IGD itu dikabarkan ditutup. Waktu penutupan itu juga saya tidak tahu, saya diberitahukan oleh salah satu petugas (Supervisor) tentang rencana penutupan. Kemudian saya arahkan mereka agar menunggu hingga saya laporkan ke bupati,” ujarnya.

Menurut dr. Fadillah, secara teknis, pihaknya yang tahu, namun Bupati Malra adalah pemilik RSUD, sehingga harus disampaikan (dilaporkan) kepada bupati.

“Memang secara teknis kita yang tahu, tapi bupati sebagai pemilik rumah sakit ini, maka harus kita sampaikan ke beliau karena ini menyangkut pelayanan publik, tentu ini akan menjadi sorotan,” jelasnya.

Dijelaskan dr. Fadillah, ini juga terkait dengan 4 orang pegawai RSUD Karel yang dilakukan pemeriksaan Rapid Test beberapa hari lalu hasilnya reaktif, sehingga menimbulkan kepanikan di tengah para pegawai.

“Setelah berkoordinasi dengan pak bupati, malam itu juga saya kembali ke rumah sakit dan mendapatkan para pegawai baru saja selesai sterilisasi ruangan IGD dengan melakukan penyemprotan (desinfektan),” katanya.

dr. Fadillah mengungkapkan, setelah sterilisasi dan desinfeksi (desinfektan) di ruang UGD (dari jam 6 sore hingga jam 9 malam), maka ruangan tersebut dibuka kembali.

“Jadi, malam itu juga saya sampaikan kepada kepala ruangan agar tiga jam setelah sterilisasi dan desinfektan, ruangan UGD kembali dibuka pelayanannya,” tandasanya.

Diakui dr. Fadillah, spirit (semangat) kerja yang dimiliki para tenaga kesehatan (nakes) dan pegawai di RSUD KS Langgur ini sangat tinggi dan luar biasa.

“Memang teman-teman (perawat dan petugas) di RSUD ini semangat kerjanya luar biasa. Mungkin saja kemarin ada beberapa pegawai yang RDT-nya Reaktif sehingga merea semua panik,” tuturnya.

Untuk itu, dirinya mengingatkan para nakes dan pegawai di RSUD KS Langgur agar dalam kondisi dan situasi apapun juga, tenaga medis tidak perlu panik menghadapinya.

Pos terkait