Langgur, Malukupost.com – Bupati Maluku Tengagra (Malra), M. Thaher Hanubun mengatakan, dalam masa pandemi Covid-19 secara nasional kita mengalami kontraksi ekonomi yang cukup berat.
Dampaknya dirasakan hampir pada semua aspek kehidupan masyarakat, termasuk pada berkurangnya alokasi DAU serta sumber pendapatan lainnya.
Demikian penyampaiannya saat rapat bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah dalam rangka Sinergitas Perencanaan Pembangunan Daerah di Langgur, Senin (1/3/2021).
Menurutnya, tentu hal tersebut memberikan konsekuensi pada alokasi dan prioritas belanja daerah yang lebih ketat.
Untuk itu, dirinya mengingatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan unit terkait lainnya agar lebih jeli melakukan evaluasi terhadap alokasi anggaran, program dan kegiatan prioritas guna mewujudkan kebutuhan masyarakat yang mendesak serta pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Maluku Tenggara 2018-2023.
“Kegiatan-kegiatan pada SKPD yang dinilai tidak berdampak pada masyarakat dan bisa ditunda, agar dipending atau bila perlu dicoret,” tandasnya.
Bupati Hanubun menjelaskan, terkait dengan perencanaan pembangunan daerah, beberapa waktu lalu telah dilaksanakan MUSRENBANG di tingkat kecamatan dan akan dilanjutkan dengan Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD kabupaten guna perencanaan pembangunan daerah tahun 2022.
“Saya minta seluruh kepala OPD untuk memperhatikan dengan sungguh-sungguh berbagai masukan dari kecamatan, baik yang didanai APBD provinsi, APBN dan DAK agar kemudian diteruskan dalam pembahasan sektoral di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
“Belajar dari pengalaman tahun 2020, dimana keterlambatan yang disebabkan kelalaian unit perencana pada setiap OPD teknis pada tahun lalu yang menyebabkan sebagian besar dana DAK kita ditarik, agar tidak terulang kembali,” katanya menambahkan.
Dirinya berharap, tahun 2021 dan 2022 agar dikoordinasikan dengan baik. Semua siklus perencanaan dan pengajuan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dapat diikuti dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Kepada OPD teknis, saya minta untuk proaktif menyiapkan hal-hal, bahan-bahan dan instrumen lainnya sebagai implementasi Perpres Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024,” pungkasnya.


