Deputi I KSP Apresiasi Kelengkapan Data Bupati Malra Terkait Pembangunan Infrastruktur

Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta memimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Maluku yang dihadiri oleh Bupati dan Walikota se-Provinsi Maluku di Ambon, Rabu (24/3/2021).

Langgur, Malukupost.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Infrastruktur di Provinsi Maluku digelar di Ambon, Rabu (24/3/2021).

Siaran pers yang diterima Malukupost.com (Jumat, 26/3) menyebutkan, Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP) Febry Calvin Tetelepta didampingi Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku, Kepala Balai Nasional XVI Maluku, Kepala Balai Sungai Wilayah Maluku serta Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Maluku.

Hadir dalam kegiatan rakor dimaksud yakni dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, para Bupati dan Walikota serta Sekda se-provinsi Maluku, Dinas PUTR provinsi Maluku, Bappeda provinsi Maluku, Dinas Lingkungan Hidup provinsi Maluku.

Rakor yang difasilitasi oleh Balai Jalan Wilayah XVI Maluku tersebut untuk membahas permasalahan infrastruktur wilayah di Maluku yang terdiri dari pembangunan dan preservasi jalan dan jembatan, pembangunan trans Maluku, permasalahan air bersih, permukiman kumuh, infrastruktur perkotaan serta sumber daya air.

Rakor dimaksud bertujuan agar Bapak Presiden dapat mengetahui langsung permasalahan insfrastruktur di Provinsi Maluku melalui KSP dan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan tepat dan cermat.

Para pimpinan daerah yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai permasalahan infrastruktur di daerahnya masing-masing.

Bupati Malra, Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun menyerahkan kelengkapan data terkait permasalahan pembangunan insfrastruktur di Malra serta surat kepada Deputi I KSP, Febry Calvin Tetelepta.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maluku Tenggara (Malra) M. Thaher Hanubun memaparkan permasalahan dan kondisi infrastruktur di Malra, serta menyampaikan dampak real dari pembangunan di Pulau Kei Besar yaitu harga kopra mengalami kenaikan setelah dilakukan pembangunan jalan hotmix di pulau Kei Besar secara bertahap.

Selain itu, Bupati Hanubun juga menyerahkan data secara lengkap tentang infrastruktur pembangunan jalan lingkar, air bersih dan energi kelistrikan serta surat kepada Bapak Deputi I KSP.

Penyampaian kelengkapan data permasalahan dan kondisi infrastruktur di Malra oleh Bupati Hanubun saat berlangsungnya rakor tersebut diapresiasi oleh Deputi I KSP selaku pimpinan rapat.

Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta menilai, kabupaten Maluku Tenggara dapat dijadikan sebagai contoh yang baik, karena satu-satunya pimpinan daerah yang siap memberikan data lengkap terkait permasalahan pembangunan insfrastruktur.

Untuk diketahui, pemerintah telah menetapkan pembangunan jalan trans pada 18 pulau terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) sebagai proyek prioritas strategis (Major Project) dalam RPJMN 2020-2024.

Dari 18 pulau tersebut, 8 pulau di antaranya berada di provinsi Maluku, yaitu pulau Aru, Babar, Buru, Seram, Kei Besar, Selaru, Moa, dan Wetar.

Pos terkait