Camat Selaru Dilaporkan Akibat Aniaya Seorang Warga Desa Adaut

  • Whatsapp
Camat Selaru (Kanan Atas), Korban lebam dibawah mata (Kanan Bawah)

Adaut, Malukupost.com – Camat Selaru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Arthur Makatita dilaporkan akibat menganiaya pria berinisial “CB” (25) warga desa Adaut di kecamatan itu.

Berdasarkan laporan warga, dugaan penganiayaan terjadi pada hari Senin (26/4/2021) di rumah dinas Camat Selaru, yang berlokasi di desa Adaut.

CB yang dikonfirmasi media ini menuturkan, dia dan dua orang rekannya hendak menikmati minuman keras (Miras) beralkohol jenis sopi di gasebo yang berjarak 80 meter di belakang rumah camat.

Istri camat yang melihat mereka sempat menegur. Dan karena teguran tersebut akhirnya dirinya dan dua rekannya menyurutkan niat mereka untuk menikmati miras di lokasi tersebut. Namun saat hendak kembali pulang, Camat Arthur Makatita memanggil CB dan rekan-rekannya.

“Saat itu saya sedang menelepon jadi tidak sempat menjawab. Saat menuju ke kediaman Camat, dia tarik beta (saya) dan tanya itu apa. Beta bilang ini minuman, lalu dia tarik minuman dari beta dan tampar beta di wajah dua kali,” urainya.

Tak puas dengan tamparannya, Arthur Makatita yang merupakan pejabat yang dinilai ringan tangan itu akhirnya menampar wajah CB untuk kesekian kalinya.

CB mengaku wajahnya ditampar oleh Camat lebih dari sepuluh kali. Selain ditampar, wajahnya juga ditonjok dengan kepalan tangan sehingga wajah CB memar.

“Saat duduk, dia tanya ose tahu ini siapa? Beta jawab ibu pendeta. Lalu dia tanya lagi, la Ose tahu beta ini siapa, lalu beta jawab bapa camat. Terus antua bilang lalu kenapa beta panggil ose seng jawab. Saat beta klarifikasi, dia langsung tampeleng beta lagi dan bilang ke bahwa ose mau tunjukan kurang ajar untuk siapa, ose pung siapa, beta bunuh ose nanti,” kata CB dengan meniru percakapan mereka.

Kemudian camat menyuruh istrinya untuk menelpon kedua orang tua CB untuk datang. Selang beberapa menit kemudian, datanglah Kapolsek Selaru dan dua orang anak buahnya dan melakukan pembinaan kepada CB dan rekan-rekannya.

Akibat perlakuan Camat Selaru itu, akhirnya CB dan dan keluarganya melaporkan camat Selaru di Polsek setempat.

Hingga berita ini disiarkan, Camat Selaru dan Kapolsek setempat belum berhasil dimintai keterangan.

Pos terkait