Perpusnas – Pemda Maluku dan Delapan PT Tandatangani MoU

Upaya Peningkatan Kualitas SDM di Bidang Perpustakaan

Ambon, MalukuPost.com – Perpustakaan nasional (Perpusnas) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Maluku dan delapan Perguruan Tinggi (PT) menandatangani nota kesepakatan dan kesepahaman-Memorandum of Understanding (MoU), dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola perpustakaan, pengembangan sistim teknologi, informasi dan telekomunikasi, perluasan jejaring perpustakaan, penguatan kelembagaan dan kualitas pelayanan publik di bidang perpustakaan.

Penandatangan MoU yang berlangsung di gedung islamic center, selasa (27/04/2021), dilakukan oleh Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando, dengan Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang, serta delam pimpinan Perguruan Tinggi, masing-masing Universitas Pattimura Ambon, Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), Universitas Darusalam Ambon, Institu Agama Islam Negeri Ambon, Institut Agama Kristen Negeri Ambon, Stikes Pasapua Ambon, Pilteknik Negeri Ambon, dan Politeknik Perikanan Negeri Tual.

“Kepada pmpinan perguruan tinggi agar dapat memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin dan terus menjalin kerjasama yang baik dan berkelanjutan dengan perpustakaan nasional guna memenuhi kebutuhan bahan bacaan bagi mahasiswa dan pengembangan kualitas perpustakaan perguruan tinggi di Provinsi Maluku,”pinta Gubernur, Murad Ismail dalam sambutannya dibacakan Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang.

Gubernur Murad menambahkan, selain penandatangan tersebut, juga dilakukan talkshow dibawah sorotan tema “peningkatan sisi hulu budaya baca guna peningkatan indeks literasi masyarakat Indonesia”.

“Melalui talkshow ini, saya berharap adanya ide, gagasan dan strategis baru dalam upaya peningkatan indeks literasi masyarakat, baik di tingkat provinsi Maluku maupun kabupaten/kota lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Maluku, Daniel Indey mengatakan penandatangan kerjasama dimaskud sebagai upaya pengembangan kualitas SDM pustakawan, kerjasama kelembagaan, kerjasama pengembangan teknologi informasi komunikasi perpustakaan dan pengembangan koleksi bahan bacaan.

“Upaya dimaksud, akan ditindaklanjuti sesuai rencana aksi yang bersumber dari APBD terkait bantuan buku serta beberapa kegiatan terkait, sementara APBN dilakukan lomba membaca, perpustakaan terbaik, perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, semua ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun,”ungkapnya.

Daniel berharap melalui penandatangan MoU itu maka SDM dalam hal tenaga pengelola perpustakaan semakin berkualitas, begitu juga dari aspek sarana prasarana dan pengembangan koleksi perpustakaan akan semakin lebih baik kedepannya.

Pos terkait