Bimtek LKPM Dan OSS Untuk Memberikan Pelayanan Kepada Pelaku Usaha

  • Whatsapp
Bupati Maluku Tenggara, Drs. Hi. Muhamad Thaher Hanubun saat pembukaan Bimtek LKPM dan OSS secara Online di Langgur, Rabu (9/6/2021).

Langgur, Malukupost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) menggelar Bimtek Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan Online Singel Submission (OSS) secara Online.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Malra, M. Thaher Hanubun di Langgur, Rabu (9/6/2021).

Untuk diketahui, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha tentang LKPM dan OSS secara Online sesuai Peraturan BKPM Nomor 06 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal.

Bupati Malra, M. Thaher Hanubun menyatakan, Undang – undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja mengamanatkan agar upaya penciptaan kerja melalui usaha kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah, dalam meningkatkan ekosistem investasi dan kemudahan berusaha, dan investasi Pemerintah Pusat serta percepatan proyek strategis nasional.

Tujuannya adalah untuk menciptakan dan meningkatkan lapangan kerja dengan memberikan kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan terhadap koperasi dan UMKM serta industri dan perdagangan nasional sebagai upaya untuk dapat menyerap tenaga kerja Indonesia yang seluas-luasnya lebih khusus di kabupaten Malra dengan tetap memperhatikan keseimbangan dan kemajuan antar Daerah dalam kesatuan ekonomi nasional dan menjamin setiap warga negara memperoleh pekerjaan, serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil.

Untuk diketahui, permasalahan pada saat melakukan pendataan LKPM karena pelaku usaha belum mendapatkan sosialisasi terkait pengisian data LKPM Online, sehingga banyak pelaku usaha lupa password data online LKPM dan belum memahami pengisian laporan LKPM secara online. Ada juga Pelaku Usaha yang tidak jujur melaporkan nilai investasinya pada saat pendataan LKPM.

“Saya berharap agar kegiatan ini tidak dibuat secara seremonial saja, tetapi lebih dari pada itu, dapat memberikan nilai tambah, pengetahuan dan kemudahan – kemudahan bagi para pelaku usaha dimana saja berada mulai dari ohoi-ohoi (desa) di ujung Kei Besar Utara Timur, Utara Barat sampai pada Kei Besar Selatan Barat, untuk dapat mengakses dan mengetahui hal ini,” katanya.

“Saya inginkan dinas PMPTSP dapat membuat inovasi-inovasi sistem perizinan yang terintegrasi antara dinas, badan dan lembaga terkait sehingga pengusaha datang tidak lagi bawa berkas dan dokumen yang banyak-banyak dan menunggu berlama-lama, akan tetapi pelayanan yang lebih cepat dan lebih baik. Bila perlu kalau persyaratan dan dokumennya lengkap maka 2 (dua) jam harus selesai dan izin dapat diterbitkan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya lagi.

Bimtek LKPM dan OSS secara Online dilaksanakan oleh Dinas PMPTSP  dengan peserta Pelaku Usaha se-kabupaten Malra tersebut, guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelaku usaha dan diperlukan pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan kebijakan penanaman modal serta memberikan pemahaman dan kemudahan dalam pelaporan realisasi nilai investasi, guna mewujudkan iklim investasi yang kondusif dan meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan di kabupaten Malra

Bupati Hanubun berharap, Dinas PMPTSP senantiasa berupaya mewujudkan pelayanan perizinan yang cepat, tepat, akurat, transparan dan memberikan kepastian hukum serta mewujudkan hak-hak masyarakat dan pelaku usaha maupun investor dalam mendapatkan pelayanan perizinan.

“Karena peluang investasi di Malra masih terbuka luas dan dengan iklim usaha yang kondusif, akan menyerap tenaga kerja, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Malra yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan,” pungkasnya.

Pos terkait