Pemporv Maluku Upayakan Pembangunan Insinerator Direalisasikan Tahun 2021

  • Whatsapp
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Roy Siauta
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Roy Siauta

Ambon, MalukuPost.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku terus mengupayakan agar bantuan pembangunan Insinerator (tungku perapian atau pembakaran) dari Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) dapat direalisasikan tahun 2021.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Roy Siauta menyatakan, pihaknya sementara mempersiapkan berbagai hal guna pembangunan alat pembakar limbah tersebut, diantaranya lahan, akses jalan masuk, listrik, dan dokumen pendukung lainnya yang akan dibicarakan dalam rapat koordinasi bersama OPD dan instansi terkait.

“Saya sudah bicarakan hal ini dengan pak Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang. Beliau meminta untuk penyelesaikan berbagai kebutuhan pembangunan Insinerator. Mungkin minggu besok ini kita akan rapat koordinasi untuk menyatukan presepsi terkait tanggungjawab Pemda dalam hal ini misalnya jalan dan tata ruang oleh Dinas PUPR, listrik dengan PLN, kemudian dokumen lain misalnya dokumen lingkungan dari kami tetapi juga dari kota Ambon,”ujarnya saat dikonfirmasi Malukupost.com, di Ambon, Senin (07/06/2021).

Dijelasakan Roy, keberadaan incinerator sangat penting untuk penanganan limbah di Maluku, baik itu limbah medis, maupun limbah umum. Terkhususnya limbah Covid-19 yang selama ini dikirim melalui pihak ketiga PT Artama Sentosa Indonesia ke Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk dimusnahkan bisa langsung ditangani disini.

“Tak hanya itu, Insinerator juga akan berkontribusi untuk retribusi bagi daerah dalam hal Pendapatan Asli Daerah (PAD), jadi setiap Rumah Sakit bisa membawa limbah medis baik covid-19 maupun limbah umum untuk dimusnahkan, dan mereka membayar. Nanti masuk dalam retribusi untuk daerah, dengan demikian akan menambah PAD untuk Maluku,”bebernya.

Roy menambahkan, prinsipya pihaknya akan tetap berusaha sehingga Pembangunan Insinerator dapat dilaksanakan tahun ini.

“Kita akan tetap berusahan untuk direalisasikan tahun ini, namun jika persyaratan belum dapat dipenuhu, kita bisa dapat untuk tahun depan saja,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan Insinerator akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti kantor, yang rencananya dibangun di Wayame, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon seluas 5 hektar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku, Roy Siauta mengaku, pihaknya bersama Biro Pemerintah dan Biro Hukum setda Maluku sudah turun langsung ke lokasi untuk dilakukan pendataan awal.

“Jadi bantuan ini kita dapat gratis, makanya pak Gubernur mendukung itu, sekarang dalam tahap pembebasan lahan, setelah semuanya selesai baru dibangun,”ungkapnya.

Pos terkait