Kota Ambon Kini Berstatus Zona Merah Covid-19

  • Whatsapp
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Doni Rerung
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung

Ambon, MalukuPost.com – Juru Bicara satuan tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung mengungkapkan Kota Ambon yang berada pada zona oranye telah kini mnaik status menjadi zona merah atau resiko tinggi Covid-19, dengan mencatat skro 1,7. Hal ini dikarenakan peningkatan kasus konfirmasi baru yang meningkat drastis, begitu juga kasus kematian.

“Iya betul sesuai update zonasi wilayah Covid-19 yang ditetapkan Satgas Covid-19 Nasional per 4 Juli 2021 berdasarkan laporan yang kita kirim, Ambon Zona Merah,”ungkap Rerung Rerung dikonfirmasi MalukuPost.com, Selasa (06/07/2021).

Rerung katakan, upaya pencegahan terus dilakukan dengan melakukan pengetatan, tapi ternyata masih juga kebobolan.

“Memang tidak dapat dipungkiri, lonjakan kasus ini secara nasional dan juga berdampak di kita. Kita berupaya melakukan sosialisasi dengan aturan-aturan yang ada tapi masih kebobolan,”ujarnya.

Adonia berharap masyarakat di Kota Ambon sadar pentingnya penerapan protokol kesehatan dan menaati aturan-aturan yang telah ditetapkan Pemerintah dan Satgas agar dapat menekan laju peningkatan kasus Covid-19.

“Mudah-mudahan dipatuhi himbauan dari Pak Wali kota dan aturan-aturan dari Kota Ambon,”tandasnya.

Sekedar diketahui, konfirmasi Covid-19 di Maluku telah mencapai 9.694 kasus, 7.790 diantaranya telah dinyatakan sembuh, 152 orang meninggal.

Sementara 1.752 kasus masih menjalani perawatan, tersebar di Ambon 1082 kasus, Kepulauan Aru 483 kasus, Maluku Tengah 96 kasus, Tual 33 kasus, Kepulauan Tanimbar 15 kasus, Maluku Tenggara 3 kasus, Buru 27 kasus, SBB 8 kasus, Buru selatan 4 kasus.

Pos terkait