Ini Penjelasan Saksi Terkait Penembakan Yang Dilakukan OTK

Tual, MalukuPost.com – Peristiwa penembakan yang mengakibatkan korban Muhammad Junaidi Kabalmay alias Ongen terpaksa dirawat di RSUD KareL Sadsuitubun Langgur, menimbulkan sejumlah polemik di mtengaah masyarakat.

.Keterangan saksi Rahmad Syafei Thaha alias Safi kepada awak media ini di Tual, Rabu (30/3/2022) mengatakan, dirinya bersama Ongen pergi untuk mengambil uang bukan transaksi narkoba.

Safi mengungkapkan, setalah tiba disana pada senin malam (29/03/2022) sekitar pukul 21.00 WIT, bertempat di depan Kantor Dinas Kesehatan Maluku Tenggara tiba-tiba mereka diserempet oleh mobil dengan nomor Polisi BB 1207 Warna silver.

“Tiba-tiba ada orang keluar dan berkata jangan lari sambil keluarkan tembakan ke arah korban,” kata Safi.

Menurutnya, ciri-ciri orang yang melakukan penembakan terhadap korban itu mengunakan masker, kaca mata Min dan topi.

Sedangkan yang ada dalam mobil sebanyak 3 (Tiga) orang.

Saksi juga mengakui bahwa, kalau yang dia kenal salah satu dalam mobil itu namun saksi mengklaim bahwa, pihaknya dengan korban kesana bukan untuk transaksi Narkoba.

Dia membeberkan, setelah dilakukan penembakan pelaku meninggalkan lokasi kejadian, sehingga pihaknya melarikan korban ke rumah sakit untuk perawatan medis. Setalah ke rumah sakit, saksi kembali kerumah korban untuk memberitahukan kepada keluarganya.

Saksi juga menjelaskan, pihaknya sudah memberikan keterangan kepada pihak polres tual tentang kejadian tersebut.

Pada saat memberikan keterangan, saksi juga menjelaskan bahwaa BNN Tual telah melakukan tes urin. Namun sayangnya, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui hasil tes urine tersebut.

Dirinya meminta kepada BNN Tual agar segera menyerahkan hasil tes urine tersebut. Pasalnya, dia optimistis kalau hasil tes urine itu negetif.

Pos terkait