Antisipasi Konvoi Fans Belanda-Argentina di Ambon, Wattimena : Celaka Messi dan Depay Tak Datang Bantu

Ambon, MalukuPost.com – Pemerintah Kota Ambon bersama Polres Pulau Ambon dan PP. Lease menggelar pertemuan dengan para suporter Timnas Belanda-Argentina.

Pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Ambon, Jumat (09/12/2022) ini, bertujuan mengajak para suporter untuk tertib saat melakukan konvoi atau pawai.

“Saya tahu kebijakan yang melarang pawai itu tidak populer, tetapi yang saya pikirkan adalah dukungan lewat pawai itu berakibat tidak baik,” ungkap Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena.

Menurutnya, pawai yang tidak tertib telah mengakibatkan banyak orang yang luka-luka karena kecelakaan, bahkan sampai menimbulkan korban jiwa.

Dan untuk mengantisipasi hal tersebut, maka sudah tentu menjadi kewajiban Pemerintah untuk menjaga masyarakatnya, agar terhindar dari kecelakaan, serta musibah dan sebagainya.

“Saya tahu jika saya larang pasti pera pendukung tetap pawai, tapi saya harus mengambil sikap, dan inilah kebijakan pemerintah. Saya juga tahu Kapolres beserta jajarannya mengalami rasa capek yang luar biasa saat mengamankan konvoi tentu tujuannya agar yang ikut konvoi tidak mengalami kecelalaan,” paparnya.

Disampaikan, konvoi hingga pagi hari juga dapat menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Banyak anak sekolah, bahkan para pekerja lainnya yang terlambat pergi kerja haya karena konvoi yang tidak tertib.

“Konvoi yang tidak tertib dapat menimbulkan permasalahan antara para pendukung tim sepak bola. Untuk pendukung argentina, apakah ketika pawai anda kecelakaan, lalu Lionel Messi datang kasih bantuan? Sama juga dengan pendukung Belanda. Apakah Memphis depay kasih bantuan juga? Pastinya tidak,” katanya.

“Yang pastinya Pemerintah Kota sudah mengingatkan, dan kalaupun tidak didengarkan maka resikonya ditanggung sendiri,” imbuhnya.

Dengan demikian, orang nomor satu Kota Ambon ini berharap, para pendukung masing-masing Timnas tertib dalam melakukan kegiatan, mulai dari nonton bareng hingga konvoi.

“Silahkan nonton bareng dan bereuforia tapi tolong jangan rugikan orang lain. Kemudian untuk tim yang nantinya kalah, tolong berbesar hati dan jangan membuat hal-hal yang nantinya merugikan semua orang,” pungkas Wattimena.

Ditempat yang sama, Kapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Kombes Pol Arthur L Simamora mengaku, meski himbauan untuk tidak melakukan pawai sudah disampaikan sejak awal, namun pawai masih saja dilakukan.

“Saya disini menjalankan tugas pokok Polri yakni memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga kamtibmas, makanya kita buat sekat-sekat di beberapa jalan,” ucapnya.

Menindak lanjuti hal tersebut, Kapolres meminta kepada para suporter yang melakukan nonton bareng segera melapor titik-titik kumpulnya agar bisa dikawal pihak kepolisian.

“Karena takutnya nanti ada pergesekan lalu menimbulkan baku lempar. Nanti para suporter kita arahkan sesuai jalur yang kita tentukan,” tandasnya.

Pos terkait