TP PKK Maluku Gelar Parade Kebaya dan Kampanye Anti Kekerasan Perempuan

Widya: Peringatan Hari Ibu Bentuk Apresiasi Atas Dedikasi dan Kontribusi Perempuan

Ambon, MalukuPost.com – Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Widya Pratiwi Murad menyatakan, hakikat peringatan Hari Ibu setiap tahunnya merupakan suatu bentuk apresiasi tethadap seluruh perempuan di Indonesia, atas dedikasi dan kontribusi perempuan bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.

“Kegiatan peringatan Hari Ibu Tahun 2022 mengusung Tema Perempuan Berdaya Indonesia Maju yang digelar untuk memaknai kembali semangat petempuan dalam mengambil peran dalam mengisi pembangunan sebagai bentuk pengakuan serta penghargaan atas perjuangan perempuan Indonesia dari masa ke masa,”ujarnya saat membuka Parade Berkebaya dan Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak dalam rangka peringatan hari ibu ke-94 di Ambon, Senin (19/12/2022).

Menurut Widya, pada peringatan hari ibu ke-94 itu TP PKK Provinsi Maluku mengadakan kegiatan Parade Berkebaya dengan tujuan untuk mrmbudayakan dan mempertahankan serta melestarikan berkebaya untuk mengingatkan kita kembali bahwa kebaya merupakan warisan budaya tak benda milik Indonesia yang mengandung nilai filosofi tinggi.

“Selain parade berkebaya di peringatan Hari Ibu ke-94 ini, TP PKK Provinsi Maluku juga mengkampanyekan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, dimana kampanye anti kekerasan terhadap perempuan itu dilaksanakan setiap tahunnya di tanggal 25 November -10 Desember dengan tema tahun ini Bersatu Akhiri Kekerasan Terhadap Perempuan,” katanya.

“Tentunya dengan harapan kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap perempuan tahun 2022 ini, perempuan bersatu dalam upaya memutus mata rantai kekerasan terhadap perempuan, yang sampai saat ini masih menjadi tantangan kita bersama untuk sinergi dan kerjasama dalam menyelesaikan permasalahan ini,” katanya lagi sembari berharap kegiatan yang dilakukan itu kedepannya dapat menginspirasi kaum perempuan dan generasi muda Indonesia untuk tetap mempertahankan warisan bidaya bangsa dan berjuang untuk bersatu melawan kekerasan terhadap perempuan.

Pos terkait