Pemkot Ambon Bahas Biaya Pendidikan Antisipasi Inflasi

FB IMG 1720120818447 696x392 1

Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Kota Ambon membahas biaya masuk sekolah tahun ajaran 2024/2025 bulan Juli, bersama pimpinan Yayasan Sekolah Swasta, Rabu, (3/7/2024) di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota, untuk mengantisipasi kenaikan inflasi di sekolah swasta.

“Badan Pusat Statistik (BPS) telah memperingatkan kami, ada sisi lain yang menjadi komoditi menyumbang inflasi pada bulan ini terkait dengan biaya pendidikan atau biaya masuk sekolah baru. Ada beberapa item yang dicacah dan diharapkan tidak ada peningkatan, yakni uang pendaftaran, uang seragam sekolah, SPP dan sumbangan pembangunan,” kata Kaya.

Inflasi, kata Kaya, telah menjadi salah satu perhatian pemerintah pusat, dimana setiap minggunya diadakan rapat koordinasi nasional yang membahas tentang pengendalian inflasi.

“Begitu intens pempus mengontrol Inflasi di daerah, karena itu kebijakan streategis yang diturunkan presiden, menjaga daya beli masyarakat perputaran ekonomi kita berjalan dengan baik di tengah krisis global,” katanya lagi.

Olehnya itu, Kaya meminta sekolah swasta tingkat SD maupun SMP tidak menaikan biaya pendidikan secara signifikan yang akan berdampak pada pengeluaran atau daya beli masyarakat.

“Bukan kami memaksa tetapi mari kita cari solusi yang terbaik. Sebab, BPS meminta tidak ada kenaikan yang signifikan. Kalau biaya pendidikan itu sama di semua sekolah swasta, itu lebih baik,” pintanya.

Sedangkan untuk sekolah negeri, lanjut Kaya, biaya pendidikan tahun ajaran baru tidak menjadi masalah sebab bisa teratasi dengan Dana BOS.

“Yang menjadi perhatian kita adalah sekolah swasta yang ada di bawah yayasan,” pungkasnya.

 

 

Pos terkait