Ambon, Maluku Post.com – Begitu pentingnya dukungan dari pemerintah pusat dalam pengembangan desa wisata, Kepala Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Ambon, Rico Hayat, berharap Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI agar terus memberikan pendampingan untuk pertumbuhan desa wisata.
“Kami berharap Kementerian terus memberikan pendampingan kepada Kota Ambon dalam memacu pertumbuhan desa wisata,” kata Rico ketika mendampingi Tim Visitasi dan Assessment Kemenparekraf RI melakukan evaluasi di Desa Laha, Kamis, 12 September 2024, jelang penganugerahan Desa Wisata Terbaik Tahun 2024.
Alasannya, lanjut Rico, karena Pemkot Ambon saat ini sedang mengembangkan 12 desa wisata termasuk Desa Laha dan Negeri Rutong untuk meningkatkan potensi di sektor pariwisata daerah.
“Pemerintah Kota Ambon saat ini sedang mengembangkan 12 desa wisata, termasuk Negeri Laha dan Negeri Rutong,” lanjutnya.
Ditempat yang sama, Asisten II Setda Maluku, Kasrul Selang menerangkan, masuknya Desa Laha dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata seharusnya menjadi motivasi bagi 1.198 desa lainnya di Maluku. Sebab, keberhasilan ini dapat meningkatkan kesadaran akan potensi wisata di desa-desa lainnya dan mendorong mereka untuk aktif dalam mengembangkan daya tarik desa mereka.
“Jadi kalau hari ini ada dua desa yang masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata, ini menjadi motivasi bagi 1.198 desa lainnya,” terangnya.
Kasrul kemudian menyebutkan poin mengenai hubungan timbal balik antara pengembangan desa wisata dan manfaat yang akan diperoleh oleh masyarakat, yaitu investasi untuk masa depan. Dengan membangun infrastruktur, fasilitas dan daya tarik pariwisata, desa setempat akan berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang yakni pertumbuhan ekonomi.
“Kalau kita bangun desa wisata, maka nanti desa wisata bangun kita,” sebutnya.
Kemudian, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparwkraf RI, Martini Mohamad Paham, menerangkan hal utama yang harus dikembangkan diantaranya adalah SDM Desa Laha. Pengembangan ini agar Desa Laha memang layak menerima Anugerah Desa Wisata Terbaik.
“Pengembangan SDM adalah kunci dari semua pengembangan yang mau dilakukan, baik produk maupun pemasaran pesona desa termasuk akses wisata,” terang Martini.


