Pemkot Ambon Gerak Cepat Tangani Dampak Longsor di Lima Kecamatan

Ambon, Malukupost.com – Pemerintah Kota Ambon bergerak cepat merespons bencana tanah longsor yang melanda sejumlah titik di lima kecamatan di wilayah kota. Langkah tanggap darurat dilakukan guna mengantisipasi jatuhnya korban jiwa serta meminimalisir kerugian materil.

Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, mengatakan Pemkot Ambon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menurunkan tim untuk melakukan langkah cepat di sejumlah lokasi terdampak.

“Tim investigasi sudah dibentuk untuk menginventarisir kerusakan di lima kecamatan. Prioritas utama adalah keselamatan warga, baik dari sisi evakuasi korban jiwa maupun penanganan kerusakan rumah dan infrastruktur,” katanya, Senin, 23 Juni 2025.

Beberapa titik longsor yang telah diidentifikasi antara lain Batu Gantung, Kudamati, OSM, BTN Kebun Cengkeh, dan sejumlah lokasi rawan lainnya.

Toisutta juga mengimbau warga yang tinggal di lereng gunung atau bukit untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan yang masih berlangsung. “Kami juga mengingatkan kepada camat, lurah, dan kepala desa agar lebih selektif dalam mengizinkan pembangunan rumah di wilayah rawan longsor. Setiap pembangunan, sekecil apapun, harus melalui persetujuan pemerintah setempat,” tegasnya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjut Toisutta, berkomitmen penuh dalam menangani dampak bencana. Ia memastikan seluruh kerugian akibat rusaknya rumah warga maupun korban meninggal dunia akan ditanggung oleh Pemkot.

“Saat ini, tim kami sudah turun langsung untuk mencatat semua kerugian yang terjadi. Ini bentuk kehadiran pemerintah dalam kondisi darurat yang dialami masyarakat,” pungkasnya.

Langkah cepat Pemkot Ambon ini, lanjut Ely, diharapkan mampu menekan risiko bencana lanjutan dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga kota.

Pos terkait