Liburan ke Banda Tetap Berlanjut, Influencer Apresiasi Tanggung Jawab Perumda Panca Karya dalam Layanan Pelayaran

AMBON, MalukuPost.com – Influencer dengan akun media sosial Amy THini VhidiAzka mengungkapkan apresiasi atas sikap tanggung jawab Perumda Panca Karya dalam menangani gangguan teknis yang terjadi pada KMP Bahtera Nusantara 02, yang mulai beroperasi pada 19 Desember 2025 dengan rute Ambon-Banda-Tual Pulang Pergi (PP).

Amy, yang memiliki lebih dari 271 ribu pengikut, awalnya berencana menikmati perjalanan wisata ke Banda, salah satu destinasi unggulan Maluku, menggunakan KMP Bahtera Nusantara 02. Kapal tersebut diketahui kembali dioperasikan setelah dua tahun tidak berlayar. Namun, dalam pelayaran, terjadi gangguan teknis mendadak pada mesin kapal yang tidak dapat diprediksi.

Perumda PD Panca Karya menegaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan oleh kelalaian operasional, melainkan murni gangguan teknis yang muncul secara tiba-tiba. Seluruh proses pelayaran, mulai dari persiapan hingga penanganan kondisi darurat, telah dilaksanakan sesuai standar keselamatan dan prosedur operasional yang berlaku.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada penumpang, Perumda Panca Karya mengambil langkah cepat dengan mengembalikan seluruh biaya tiket serta menyediakan kapal pengganti KM Bacan untuk melanjutkan perjalanan menuju Banda-Tual tanpa membebankan biaya tambahan kepada penumpang, serta menyediakan perbekalan berupa beras, mi instan, dan air mineral.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit yang diunggah di akun media sosialnya, Amy menyampaikan pengalaman positif tersebut. Ia menjelaskan bahwa KM Bacan yang ditumpanginya bersama penumpang lain merupakan kapal pengganti setelah KMP Bahtera Nusantara 02 mengalami kendala teknis sehingga tidak melanjutkan pelayaran Ambon-Banda-Tual.

“KMP Bahtera Nusantara 02 sudah bawa pulang uang, plus naik KM Pangarango secara gratis ditanggung langsung Perumda Panca Karya, terima kasih,” ujar Amy dalam video tersebut.

“Beta suka kalau balayar bagini dong tanggung jawab, Masya Allah,” tambahnya.

Ungkapan tersebut mendapat respons positif dari warganet, yang menilai langkah Perumda Panca Karya sebagai contoh pelayanan publik yang bertanggung jawab, transparan, dan mengutamakan keselamatan penumpang.

Dengan penanganan yang cepat dan terbuka, Perumda Panca Karya menunjukkan komitmennya dalam menjaga kepercayaan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama dalam setiap layanan pelayaran di wilayah Maluku.

Pos terkait