Jakarta, MalukuPost.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tual merespons keluhan masyarakat di Pulau Kur dan Kur Selatan terkait keterbatasan akses transportasi laut, terutama saat kondisi cuaca buruk.
Selama ini, cuaca yang tidak menentu kerap menghambat distribusi barang ke wilayah kepulauan tersebut, sehingga menyebabkan harga kebutuhan pokok meningkat dan membebani masyarakat.
Menindaklanjuti persoalan itu, Wakil Wali Kota Tual H. Amir Rumra, mewakili Wali Kota Tual H. Akhmad Yani Renuat, melakukan evaluasi dan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Kamis (22/1/2026)
Koordinasi dilakukan bersama Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Kota Tual dengan mengusulkan pembukaan jaringan trayek pelayaran perintis.
Usulan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi atas keterbatasan transportasi laut yang selama ini dirasakan masyarakat di wilayah kepulauan.
“Melalui trayek perintis ini diharapkan kapal dapat berlayar lebih pasti, distribusi barang lebih lancar, serta harga kebutuhan pokok tetap terjangkau,” kata Amir Rumra.
Ia menegaskan, langkah ini bertujuan memberikan kepastian layanan transportasi bagi masyarakat kepulauan agar dapat menjalani kehidupan yang lebih tenang dan sejahtera.
Pemkot Tual, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang merata bagi seluruh masyarakat, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.
“Setiap warga berhak mendapatkan perhatian dan pelayanan yang sama,” ujarnya.


