Bodewin Dorong BSPS Bantu Warga Miliki Rumah Layak

Ambon, Malukupost.com –  Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melaksanakan serah terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2025 di Desa Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Selasa (3/3/2026).

“Mewakili 35 kepala keluarga yang rumahnya telah diperbaiki, kami mengucapkan terima kasih. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Ambon,” ujar Wali Kota Bodewin M. Wattimena dalam sambutannya.

Wali Kota menjelaskan masih ada tantangan di lapangan, termasuk sinkronisasi data administrasi. Banyak warga dengan rumah tidak layak menghadapi kendala syarat desil kemiskinan atau status pekerjaan di KTP, serta kepemilikan tanah yang belum jelas.

“Secara kasat mata rumahnya tidak layak, tetapi terkendala syarat administrasi, harus masuk desil 1 sampai 4. Belum lagi KTP yang bermasalah karena tidak memiliki pekerjaan tetapi tercantum wiraswasta. Selain itu, rumah tidak bisa diperbaiki jika tanah bukan miliknya,” jelasnya.

Wali Kota juga menyoroti nasib 471 unit rumah untuk eks-pengungsi Silo, Kayeli, dan Air Manis. Ia mengungkapkan, Pemkot Ambon telah berupaya selama 25 tahun memperjuangkan pembangunan rumah bagi eks-pengungsi tersebut.

“Perencanaan dan tanah sudah siap, kami mohon dukungan pusat agar saudara-saudara kita tidak lagi tinggal di barak pengungsian,” tegasnya.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hadir dalam acara ini dan menyebut perumahan sebagai indikator krusial dalam statistik kemiskinan. Ia mengungkapkan Maluku akan menerima bantuan stimulus 2.998 unit rumah untuk 2026 dengan besaran dana Rp 20 juta per unit, meski harga bahan bangunan di wilayah kepulauan tinggi.

“Kami sudah menyurat ke Menteri Perumahan agar biaya stimulan ini ditambah atau disetarakan dengan daerah lain. Karena Bahan konstruksi kita di Maluku ini kan mahal,” tambahnya.

Di akhir acara, Gubernur mengingatkan masyarakat penerima bantuan untuk merawat hunian yang diperoleh dengan baik.

Pos terkait