Dijelaskan, saat ini Gubernur Ir. Said Assagaff dan Bupati Buru Ramli Umasugi sementara menghadap Menteri Pertanian untuk membicarakan hal ini, dimana penanaman perdana direncanakan bulan September mendatang.
“Dari hasil konsolidasi lebih lanjut antara Menteri Pertanian dengan Presiden RI Joko Widodo, Presiden meminta agar pelaksanaannya lebih dipercepat pada bulan Mei di desa savana jaya,”ujar Padang.
Menurutnya, keinginan Presiden untuk datang di Maluku terkhususnya pulau Buru, dikarenakan ingin melihat sejauh mana pengembangan Maluku dalam hal ini hasil pertanian dalam menuju swasembada pangan.
“Saya berharap rencana ini bisa berjalan sesuai jadwal yang ditentukan, karena kami mengiginkan agar Presiden bisa datang,”harapnya.
Ditanya mengenai perluasan hektar, dirinya mengakui hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Buru sendiri dengan menggunakan APBD yang ada.
Sedangkan untuk lahan kering di kabupaten Buru sendiri ada sebanyak 48 persen, dan ada juga di beberapa kabupaten, yakni Kabupaten MTB, Aru, MBD. (07)


