Gubernur Maluku Siap Tes Narkoba, PNS Pemprov Menyusul

  • Whatsapp
Gubernur Maluku, Said Assagaff
Ambon, malukupost.com – Pekan depan direncanakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku akan melakukan pemeriksaan tes urin di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku.

Gubernur Maluku Said Assagaff usai mencanangkan Tahun Gerakan Rehabilitasi 1.000 Penyalahguna Narkoba di Ambon, Jumat (20/5), mengatakan dirinya siap untuk melakukan tes urin.

“Saya sudah menyampaikan hal ini kepada pihak BNN, dan saya siap. bila perlu saya yang pertama melakukan tes urin, agar menjadi contoh bagi pejabat serta PNS yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku,”tegas Assagaff.

Dirinya mengharapkan kepada BNN Maluku untuk dapat melakukan hal ini secepatnya, sehingga dapat mengetahui berapa banyak pejabat maupun PNS yang menjadi pecandu narkoba.

Lebih lanjut dikatakannya, terkait dengan kesiapan pemerintah dalam mendukung gerakan rahabilitasi 1.000 pengguna narkoba, dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) daerah yang akan dilaksanakan pada akhir Maret 2015, dirinya akan menginstruksikan kepada para bupati yang ada agar menyiapkan anggaran untuk program tersebut.

Anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk sosialisasi dan penyiapan sarana pra sarana dan infrastruktur pendukung, salah satunya tempat untuk rehabilitasi pengguna di tiap kabupaten/kota.

Ditempat yang sama, Kepala BNN Maluku, Beny Pattiasina, mengatakan pihaknya akan melakukan tes urin dalam waktu dekat.

“Kita sesuaikan dengan waktu dari pak Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda,”ujarnya.

Selain pak Gubernur, kata Pattiasina pihaknya juga akan melakukan tes urin kepada seluruh pejabat serta PNS lingkup Pemprov Maluku, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMN).

“Yang pastinya senin atau selasa kita sudah melakukan tes urin bagi pak Gubernur,”ucapnya.

Ditanya mengenai jadwal tes urin bagi seluruh anggota DPRD Provinsi dan Kota Ambon, kata orang nomor satu di BNN itu, pihaknya sudah menjadwalkannya, namun karena masa pengawasan yang belum selesai, sehingga pihaknya belum bisa melakukan tes urin.

“Tunggu semuanya selesai, baru kita melakukan tes urin,”jelasnya.

Menurutnya, pelaksanaan tes urin bagi anggota DPRD Provinsi Maluku dan Kota Ambon merupakan permintaan secara langsung oleh Ketua DPRD.

Dan pastinya pihaknya akan tetap melakukan hal ini. Sedangkan untuk pemeriksaan anggota TNI/Polri, lanjut Pattiasina, secara internal TNI/Polri terus melakukan pemeriksaan, namun pemeriksaan itu secara random. Dan untuk secara keseluruhan, pihaknya masih terkendala dengan anggaran. (07)

Pos terkait