Gubernur Maluku Canangkan Tahun Rehabilitasi Narkoba

  • Whatsapp
Gubernur Maluku Canangkan Tahun Rehabilitasi Narkoba
Gubernur Maluku Canangkan Tahun Rehabilitasi Narkoba

Ambon, malukupost.com – Gubernur Maluku Said Assagaff di Ambon, Jumat, mencanangkan Tahun Gerakan Rehabilitasi 1.000 Penyalahguna Narkoba di Provinsi Maluku, dengan melepas balon sebagai pertanda wilayah yang dipimpinnya akan bebas dari peredaran “barang haram” tersebut.

Pencanangan juga ditandai dengan penandatanganan kain putih sebagai dukungan program rehabilitasi para pemadat yang akan dijalankan Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku.

Dalam acara itu, Gubernur Said Assagaff didampingi oleh Deputi Rehabilitasi BNN pusat Dian Setia Utami.

Said mengatakan dirinya sangat mengapresiasi kerja keras semua lembaga yang telah membantu upaya BNN Maluku untuk memberantas peredaran narkoba, sehingga jumlah pengguna narkoba di Maluku telah mengalami penurunan yang cukup drastis hanya dalam waktu tiga tahun.

Hal itu dibuktikan dengan survei yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Kesehatan (PUSLITKES) Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan BNN pusat, yang menunjukkan pada 2011 Maluku berada pada posisi ketiga pengguna terbanyak di Indonesia tetapi kini telah turun ke urutan 13.

“Saya sangat mengapresiasi semua stakeholders yang telah membantu upaya pemberantasan narkoba di Maluku, di mana upaya itu telah berhasil menurunkan jumlah penyalahguna, dan kini provinsi kita telah berada pada urutan ke-13,” katanya.

Meski angka pengguna narkoba di Maluku telah mengalami penurunan yang cukup signifikan, kata Said, semua pejabat yang berwenang tidak boleh lengah dalam upaya pemberantasan barang haram tersebut, karena dapat berdampak pada semakin rusaknya masa depan generasi muda.

Dirinya juga berharap dalam survei berikutnya yang dilakukan oleh PUSLITKES UI, bukan hanya ada penurunan jumlah pengguna narkoba di wilayah Maluku, tapi provinsi yang dipimpinnya itu bisa berada pada urutan paling terakhir dari semua wilayah di Indonesia.

“Saya berharap untuk survei tahun depan, Maluku sudah berada pada tingkat terakhir penyalahguna narkoba,” katanya. (ant/MP)

Pos terkait