SD Inpres Haria Dibakar OTK, Siswa Terancam Tidak Ikut UN

Diduga Ada Skenario Oleh Aparat Keamanan

SD Inpres Haria sebelum terbakar
Ambon, Maluku Post.com – Siswa Sekolah Dasar (SD) di Negeri Haria Kecamatan Saparua Kabupaten Maluku Tengah terancam tidak dapat mengikuti Ujian Nasional (UN), hal ini diakibatkan karena gedung sekolah tersebut dibakar Orang Tidak Dikenal (OTK).

Pembakaran gedung SD Inpres Haria ini terjadi Selasa (11/5) kemarin sekitar pukul 21.00 wit, hal ini disampaikan Etus Pelamonia salah satu warga Haria yang dihubungi wartawan via telepon genggamnya mengungkapkan.

Dikatakan Pelamonia, Kebakaran yang terjadi di Sekolah tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 wit, disaat warga Haria hendak istirahat malam.

“Saat kejadian tersebut negeri Haria dalam kondisi sunyi lantaran adanya aturan jam malam yang diterapkan Yonif 731/Kabaresi. Yang melarang aktivitas warga pada jam 21.00 wit,“ ungkap Pelamonia.

Dijelaskannya, warga Haria yang hendak istirahat malam, tiba-tiba dikejutkan oleh teriakan warga lain bahwa telah terjadi kebakaran pada SD Inpres Haria. Mendengar hal tersebut warga langsung berlari ke lokasi kejadian.

Ketika tiba di lokasi kejadian, warga melihat tiga bangunan milik SD Inpres Haria telah terbakar. Ketiga ruangan yang terbakar tersebut adalah ruangan kelas IV, Kelas V dan Kelas VI.

“Warga mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun akibat terbatasnya peralatan, api tidak berhasil di padamkan dan akibatnya menghanguskan tiga ruangan kelas tersebut, “ ujar Pelamonia.

Diakuinya saat kejadian kebakaran tersebut, tidak satu pun aparat keamanan baik dari Yonif 731/Kabaresi maupun Brimoda Polda Maluku yang tengah menjalankan tugas pengamanan di Haria berada di tempat.

Tidak adanya aparat keamanan baik dari Yonif 731/Kabaresi maupun Brimobda Maluku menimbulkan kecurigaan masyarakat terkait penyebab kebakaran tersebut, Padahal biasanya pada jam-jam tersebut petugas keamanan melakukan patroli di Negeri Haria.

Hingga kini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih diselidiki polsek Saparua.

Akibat kebakaran tersebut, siswa kelas VI SD Inpres haria terancam tidak dapat mengikuti UN, lantaran tiga ruangan kelas mereka ludes dilalap si jago merah.(***)

Pos terkait