Dalam sambutan pada pembukaan rapat kerja penanggulangan kemiskinan daerah Provinsi Maluku, Selasa (30/6) di Ambon. Gubernur mengatakan, kemiskinan bukan hanya dilihat dari aspek kekurangan pangan, sandang dan papan. Kemiskinan juga berkaitan dengan tingginya pengangguran yang ada di Maluku.
“Kemiskinan sangat berkaitan dengan besarnya tingkat pengangguran yang ada, saat ini tingkat pengganguran di Maluku masih mencapai 10.51 persen. Dan jika dilihat dari tingkatan pengganguran nasional yakni 5.94 persen, Maluku masih tergolong sangat jauh.” Jelas Gubernur.
Ditegaskan Gubernur, untuk mengurangi kemiskinan di Maluku. Setiap kabupaten/kota diwajibkan untuk lebih memperhatikan persoalan dimaksud..
“Baiknya disetiap program kerja yang ada pada pemerintahan kabupaten/kota masing-masing untuk menyisipkan program penanggulangan kemiskinan, agar persoalan kemiskinan dapat menjadi program kerja prioritas pemerintah daerah sehingga target pencapaian tingkatan kemiskinan 11.46 persen pada 2019 nanti dapat terwujud.” Harapnya. (08)


