Keramba Remon Puttileihalat Beralih Fungsi Jadi Kantor Dinas

Piru, Maluku Post.com – Birokrasi di Kabupaten Seram Bagian Barat mungkin telah memakai sistim Birokrasi “Gado-Gado”, betapa tidak, dari semua pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Saka Mese Nusa hanya memiliki pimpinan dengan status Pelaksana Tugas.

Bukan itu saja, pelaksanaan administrasi pemerintahan yang sedianya dilaksanakan di kantor Dinas telah beralih ke lokasi lain yang kerap dipakai sebagai lokasi rekreasi yang ada di daerah tersebut.

Ambil misal Dinas Pekerjaan Umum yang dipimpin oleh kakak kandung Bupati SBB, Semuel Paulus Puttileihalat alias Raymond Puttileihalat. Beberapa bulan terakhir kakak kandung Bupati SBB, Jacobus Fredrik Puttileihalat ini telah mengalihfungsikan Keramba Jaring Apung  miliknya menjadi “kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten SBB”.

Sumber media ini mengatakan, seluruh pengurusan administrasi  (urusan kantor) pada Dinas yang dipimpinnya diarahkan untuk diselesaikan di keramba milik kakak kandung Bupati SBB yang berlokasi di Dusun Pelita Jaya, Desa Eti, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Sekarang kita mau urus surat-surat kantor tidak bisa di kantor lagi (Dinas PU). Kita sekarang harus ikut bapak Remond di keramba. Beliau beberapa bulan terakhir tidak pernah lagi berkantor di Kantor Dinas PU. Beliau biasa menghabiskan waktunya di keramba di kawasan dusun Pelita Jaya, “ jelas sumber media ini di Piru, Jumat (5/6).

Menanggapi tingkah kakak kandungnya, Bupati SBB Jacobus F. Puttileihalat pun berang. Sang penguasa Kabupaten SBB ini dikabarkan telah mengintruksikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Badan Kepegawaian dan Sekretaris Daerah SBB untuk melakukan penyegelan terhadap kantor yang dipimpin oleh kakak kandungnya, Raymond Puttileihalat.

“Senin (1/6) itu Sekda, Kepala BKD, Kasat Pol PP dan Kepala Bagian Hukum telah dipanggil oleh Bupati untuk melakukan penyegelan terhadap kantor Dinas PU SBB. namun tak tahu hingga saat ini belum ada penyegelan terhadap kantor Dinas PU” terang sumber lainnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah SBB, Mansur Tuharea yang dimintai konfirmasi terkait arahan Bupati SBB, Jacobus F.Puttileihalat untuk menyegel kantor Dinas PU SBB, mengelak adanya arahan dari Bupati SBB.

“Itu tidak ada. Siapa yang bilang? Itu tidak ada ” singkat Mansur Tuharea dengan senyum simpul dibibirnya.

Hal sama juga ditunjukan oleh Bupati SBB, Jacobus F.Puttileihalat. saat ingin dimintai konfirmasi terkait dengan masalah tersebut Bupati SBB ini pun berjalan berlalu masuk kendaraan Dinas dengan nomor Polisi DE 1 G miliknya, dengan tampang tak bersahabat. (11)

Pos terkait