Menpupera Diundang Hadiri Pelantikan Kagama Maluku

Ambon, Malukupost.com : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimulyono, diundang untuk menghadiri pelantikan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Provinsi Maluku yang penyelenggaraannya dijadwalkan di Ambon pada 29 Agustus 2015.

“Basuki diundang dalam kapasitasnya sebagai Menteri Kabinet Kerja, sekaligus alumni Universitas Gadjah Mada,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Pelantikan Kagama Maluku dan seminar nasional, Mukhlis Aksan, di Ambon, Rabu (19/8).

Kagama Maluku periode 2015 – 2020 diketuai Zahruddin Latuconsina dan Sekretaris Yance Z. Rumahuru ternyata baru untuk pertama kalinya terbentuk kepengurusan di provinsi itu.

Mukhlis mengemukakan, momentum pelantikan ini pun dimanfaatkan untuk menyelenggarakan seminar nasional dengan memanfaatkan kapasitas Basuki Hadimulyono guna menjadi nara sumber utama.

Materi yang nantinya disajikan Menteri berjudul “Keberpihakan pemerintahan Jokowi – JK terhadap infrastruktur di kawasan Timur Indonesia.

Pemateri lainnya adalah anggota DPR – RI dari Komisi II yakni Komaruddin Watubun dengan materinya berjudul “Meretas Daerah Otonom Baru: antara peluang dan tantangan kesejahteraan rakyat.

Panitia juga mengudang Ketua Umum Pengurus Pusat Kagama yakni Ganjar Pranowo yang juga Gubernur Jawa Tengah dengan judul materi “Konsep penerapan pembangunan yang pro rakyat oleh pemerintah setempat.

Sedangkan Gubernur Maluku, Said Assagaff yang dijadwalkan membuka seminar nasional tersebut menyajikan materi dengan judul “Konsep penerapan pembangunan berbasis gugus pulau dalam mensinergikan pembangunan di daerah ini”.

Kagama Provinsi Maljuku juga mempercayakan Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulissa untuk menyajikan materi dengan judul “Lima tahun kepemimpinan Tagop dalam membuka keterisolasian bagi masyarakat setempat”.

Mukhlis mengemukakan, Kagama Maluku terpanggil untuk melihat pembangunan di kawasan Timur Indonesia, terutama Maluku yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur untuk membuka akses transportasi maupun pemasaran produksi masyarakat.

Tujuannya adalah mendorong percepatan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tingkat kemiskinan saat ini mencapai 14,8 persen dari 1,8 juta jiwa penduduk Maluku.

Kagama Maluku memprogramkan seminar nasional yang dihadiri Menteri anggota Kabinet Kerja – anggota DPR – RI, Ketua Umum DPP Kagama, Gubernur Maluku maupun Bupati Buru Selatan sebagai terobosan strategis pembangunan infrastruktur yang berdampak ganda terhadap sektor lainnya sehingga mendorong percepatan Maluku keluar dari peringkat keempat termiskin di Indonesia, kata Mukhlis Aksan. (ant/mp)

Pos terkait