Ambon, Maluku Post.com – Harga berbagai jenis sayuran yang ditawarkan para pedagang di pasar tradisional Kota Ambon, Maluku mengalami kenaikan, terutama sayuran yang dipasok dari Surabaya.
Menurut para pedagang sayuran di Pasar Mardika dan Nusaniwe, Ambon, Kamis (2/10), sayur buncis yang selama ini dipasok dari Surabaya yang biasanya dijual dengan harga bervariasi antara Rp30.000 hingga Rp35.000/kg, kini melonjak menjadi Rp40.000/Kg.
Begitu juga sayur kol kepala harganya naik dari Rp12.000/kg menjadi Rp14.000/kg, kecuali kentang yang masih bertahan Rp12.000/kg.
“Kami menjual buncis dengan harga eceran Rp10.000 per ikat kecil, agar tidak mengalami kerugian,” kata salah satu pedagang di Pasar Mardika, Radna.
Selain kacang buncis dari Surabaya, lanjutnya, ada juga buncis lokal yang dijual dengan harga Rp35.000/kg, dan eceran Rp5.000/ikat kecil.
Sedangkan harga wortel juga naik dari Rp24.000 menjadi Rp26.000/kg, eceran Rp5.000/tiga buah ukuran kecil.
“Kalau sayur lokal seperti kacang panjang juga naik harganya dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per ikat,” ujarnya pula.
Dia menjelaskan, bersama pedagang lainnya membeli kacang panjang itu dari petani dengan harga Rp8.000/ikat, jadi agar tidak merugi menaikkan harga penjualannya menjadi Rp10.000/ikat.
Pari juga naik harganya dari Rp12.000 menjadi Rp15.000/kg, labu siam Rp6.000/buah, terong Rp5.000/ikat (empat hingga lima buah), mentimun Rp10.000/empat buah.
Sedangkan sayur daun seperti kangkung potong, kangkung cabut, sawi, bayam, daun melinjo, dan daun singkong, rata-rata harganya Rp5.000/ikat.
Harga bumbu masak seperti bawang merah tetap bertahan, yakni Rp24.000/kg, bawang merah dan bawang putih Rp26.000/kg, cabai rawit biasa Rp50.000/kg, dan cabai rawit keriting Rp20.000/kg.
Sedangkan bumbu penyedap, seperti kunyit, lengkuas, jahe harganya rata-rata Rp3.000 hingga Rp5.000/ikat. (MP-2)


