Empat keping emas bagi Maluku dipersembahkan Natalia Latupeirissa dan Meilinda Luturmas di nomor rowing woman double scull dan rowing woman single scull, dan Erwin Tamaela di nomor kayak tunggal putra. Dua perak disabet Rusdy Elly di nomor kayak tunggal putra dan Maria Bahy di nomor rowing woman single scull.
Adapun perunggu semata wayang pelengkap dominasi Maluku di cabang ini dipersembahkan Jepson Tanikwela di nomor kayak tunggal putra. Sekretaris Umum (Sekum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku Anos Yermias mengaku bangga atas raihan tim dayung pelajar tuan rumah.
“Keberhasilan ini semata-mata karena kerja keras, kekompakkan dan saling menopang di antara Panpel, terutama kerja keras pelatih dan atlet-atlet Maluku,” ungkap Yermias kepada Maluku Post di Pangkalan Utama TNI-AL (Lantamal) IX Ambon di Desa Halong, Kecamatan Baguala, Senin (19/10).
Yermias memberikan apresiasi positif atas dukungan penuh jajaran Lantamal IX dan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Maluku sehingga event ini sukses penyelenggaraan sekaligus sukses prestasi bagi tuan rumah.
“Kami salut atas dukungan penuh dari pihak Lantamal IX dan Dispora Maluku,” imbuhnya.
Forum Penyelamat Olahraga Maluku (FPOM) menilai keberhasilan penyelenggaraan Kejurnas Dayung antarPPLP/PPLPD se-Indonesia tak dapat dilepas pisahkan dari kerja keras dan komitmen Pengprov PODSI Maluku.
“Kami kagumi upaya dan kerja keras dalam pembinaan dayung yang telah dilakukan bung Anos Yermias, bung Cores Sahupalla, bung Steven Sarimolle, serta perhatian serius dari Kepala Dispora (Semuel Huwae), Kabid Olahraga Dispora Maluku (Carolus Nirahua), petinggi dan personel-personel Lantamal IX dan sumbangsih tak terhingga dari pihak-pihak lainnya,” tutur Ketua Umum FPOM Joses Dos Santos Walalayo.
Keberhasilan Maluku menyabet juara umum, jelas Walalayo, merupakan kerja keras Dispora Maluku dan PODSI Maluku dalam menyiapkan atlet-atlet andal yang kelak menjadi tulang punggung Maluku di pelbagai event nasional serupa.
“Kami berharap atlet-atlet muda ini diperhatikan Pemerintah Daerah melalui Dispora Maluku sehingga ketika mereka lulus dari PPLP, atlet-atlet muda ini tidak berpikir hengkang ke daerah lain dengan alasan memperoleh masa depan layak,” ingat Walalayo. (rony samloy)


