Ambon, Maluku Post.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon memperkuat kesan sebagai kota yang layak dikunjungi dan potensial di bidang pariwisata, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Henry Sopacua.
“Setelah mencanangkan Tahun kunjungan wisata ‘Mangente Ambon’ 2015 kami berupaya memperkuat kesan sebagai kota yang layak dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara,” kata Henry Sopacua di Ambon, Rabu (20/1).
Menurut dia, upaya tersebut dimulai dengan gerakan bersama pemerintah dan masyarakat, untuk mempersiapkan diri menjadi kota yang layak dikunjungi, yakni aman dan nyaman untuk masyarakat maupun wisatawan.
Pihaknya terus berupaya dan memastikan agar setiap tamu yang datang ke Ambon nyaman, senang, dan tidak terganggu akan isu yang menyesatkan, dengan melakukan konsolidasi bersama untuk menjaga persatuan dan persaudaraan hidup orang basudara (bersaudara).
“Aksi teror yang terjadi pekan lalu di Jakarta, tidak serta merta membuat kunjungan wisatawan di Ambon mengalami penurunan, tetapi kami terus memastikan agar setiap tamu yang datang nyaman, dengan menerapkan pola hidup persaudaraan yang rukun dan aman,” katanya.
Henry menyatakan, sektor pariwisata faktor keamanan merupakan yang yang terpenting, karena tanpa peranan TNI, Polri serta masyarakat maka kenyamanan wisatawan akan terganggu.
“Keamanan sangat penting agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, selain itu peran serta masyarakat juga sangat mempengaruhi, dengan simbol persaudaraan orang bersaudara di Maluku yakni Pela Gandong.” tandasnya.
Diakuinya, berbagai upaya dilakukan untuk mengemas pariwisata kota Ambon yakni SDM, fasilitas penunjang wisata, transportasi dan peran serta masyarakat.
“Kita berupaya mengemas agar para wisatawan mencintai Ambon yakni bukan hanya sekedar datang mengunjungi tetapi pada waktunya kembali datang untuk menikmati berbagai potensi wisata dan alam,” katanya.
Ambon, lanjutnya harus menjadi pintu masuk pariwisata ke kabupaten dan kota lainnya di Maluku,karena itu infrastruktur penunjang juga harus menjadi prioritas pembangunan.
“Pintu masuk pariwisata berarti perlu dukungan seluruh pihak, untuk bersama menjaga keamanan dan kenyamanan serta pengembangan potensi wisata yang ada, sehingga target kita menjadikan Maluku sebagai destinasi wisata dapat terwujud,” tandas Henry Sopacua. (MP-3)


