Ratusan Masyarakat Ambon Saksikan Gerhana Matahari Sebagian

Ambon, Maluku Post.com – Ratusan masyarakat Kota Ambon menyaksikan Gerhana Matahari sebagian yang berlangsung di Pattimura Park, Rabu (9/3), mulai dari pukul 09:49 Sampai 11:16 Wit, dengan lama matahari 2 jam 42 menit dan kenampakan gerhana 0.889.

Walaupun gerhana matahari hanya dilihat sebagian tidak membuat tekad dari masyarakat kota Ambon untuk menyaksikan fenomena alam ini. Kegiatan yang berlangsung di pusat kota Ambon merupakan kerjasama Badan Metreologi Krimologi Geofisika (BMKG) Ambon dengan Pemerintah Kota Ambon.

Untuk menyaksikan fenomena alam ini BMKG menurunkan dua teleskop yang ditempatkan pada tribun lapangan merdeka dan pattimura park, teleskop yang disediakan BMKG Maluku bisa digunakan secara langsung oleh masyarakat untuk menyaksikan fenomena alam ini.

Selain menyaksikan secara langsung, masyarakat juga dapat melihat keajaiban alam ini melalui televisi yang dihubungkan dengan teleskop. Dari hasil pantauan media ini juga terlihat masyarakat datang juga membawa karton yang di dalamnya terdapat kertas putih.

Karton tersebut diarahkan ke sinar matahari sehingga membentuk gerhana matahari sebagian di kertas putih tersebut. Tak hanya itu, ada juga masyarakat yang datang membawa kertas rontgen. Dimana hasil kertas rontgen tidak kalah bagusnya dengan apa yang dilihat dari teleskop.

Menurut salah satu masyarakat kota Ambon Saswaty Matakena, untuk menyaksikan gerhana matahari ini dirinya memboyong anak serta sanak saudaranya.

“Gerhana matahari merupakan fenomena alam yang sangat luar biasa, dimana untuk melihat kedatangan gerhana matahari ini membutuhkan waktu puluhan tahun bahkan ratusan tahun. Dan bisa menjadi bahan pembelajaran bagi anak-anak,”ucapnya.

Dikatakan, walaupun dirinya bersama keluarga hanya dapat menyaksikan gerhana matahari sebagian, tetapi hal tersebut sudah menjadi kepuasan tersendiri.

Untuk diketahui, gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak diantara bumi dan matahari, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari. Walaupun bulan lebih kecil, bayangan bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena bulan yang berjarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Berdasarkan data BMKG Ambon, gerhana matahari di Ambon mencapai 87 persen dimulai pukul 08:35 WIT dengan puncak gerhana terjadi pukul 09:51 WIT dan gerhana berakhir pukul 11:17 WIT.

Durasi gerhana yang teramati di Maluku rata-rata adalah dua jam 42 menit dengan durasi terlama di Dobo Kepulauan Aru yakni dua jam 45 menit 34,9 detik.

Sedangkan gerhana matahari total juga dapat dilihat di Pulau Buru Bagian Utara yang waktunya bersamaan dengan Maluku Utara. (MP-7)

Pos terkait