1.000 Santri Sukseskan GMN Di Kabupaten Buru

Namlea, Maluku Post.com – Wakil Ketua DPRD Buru, Jalil Mukadar SP mengerahkan 200 kelompok pengajian dengan 1.000 santri untuk menyukseskan Gerakan Nusantara Mengaji (GMN) yang serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia yang melibatkan 300.000 santri.

Dalam sambutannya di Masjid Darul Faizin di Namlea, Kabupaten Buru, Sabtu (7/5) malam, Wakil Ketua DPRD Buru dari Fraksi PKB, Jalil Mukadar SP mengatakan, Gerakan Nusantara Mengaji yang dilakukan serentak di Indonesia itu dibuka oleh penggagasnya Muhaimin Iskandar di Jember, Jawa Timur dan dihadiri sejumlah tokoh ulama besar serta sejumlah menteri, serta pejabat penting lainnya.

“Gerakan ini sebagai ikhtiar untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa dan negara, serta di negeri bupolo yang kita cintai ini. Gerakan ini juga sejalan dengan program pak bupati Ramly Umasugi dan pemerintah kabupaten, Gerakan Bupolo Magrib Mengaji,” kata Jalil Mukadar.

Jalil yang akrab dipanggil Lilo tampak mengenakan baju koko warna putih serta kain sarung coklat gelap dan kopiah hitam, hadir hanya beberapa menit di Mesjid Darul Fizin untuk memberikan sambutan pembuka GMN. Setelah itu ia harus berkeliling mesjid-mesjid dan musholah di 200 titik mulai dari kota Namlea, Kecamatan Liliyali, Kecamatan Waplau, Kecamatan Fenalisela dan berakhir di desa-desa di Kecamatan Airbuaya.

“GMN yang saya kelola ini tidak terpusat di satu titik, tapi di 200 tempat melibatkan 200 kelompok pengajian serta 1.000 santri,” ungkapnya.

Diungkapkan Lilo, dalam setiap kunjungannya dan bertemu santri yang banyak berusia anak sekolahan dan juga ada ibu rumah tangga dan orang tua santri, dirinya mengatakan Nusantara mengaji ini dalam rangka mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan sejahtera, termasuk Kabupaten Buru tentunya.

“Tidak mungkin kita berjalan sendiri tanpa doa kepada Allah SWT. Melalui doa mengkhatamkan Al-Quran sebanyak 300.000 kali adalah sebagai munajat, berdoa, memohon, keberkahan Al-Quran agar bangsa ini dimudahkan segala urusan rakyat dan seluruh usaha pemerintah pusat hingga di Kabupaten Buru, agar cepat dalam memajukan Indonesia dan negeri bupolo yang lebih maju dan berdaulat,” ujarnya.

Mengutip pesan penggagasnya, Cak Imin, wakil ketua DPRD Buru ini lebih jauh mengatakan, kalau misi lain dari Nusantara Mengaji, selain memahami Al-Quran berserta ajarannya, dan setidaknya bisa membantu menyelesaikan persoalan bangsa Indonesia.

”Istilah lainnya, Al-Quran kalau dipahami tidak ada LGBT, tidak ada radikalisme, kekerasan agama, perpecahan, sehingga dengan Al-Quran Indonesia lebih toleran, damai dan menjadi contoh dunia sebagai Negara yang mengembangkan Islam rahmatan lil alamin,” tambahnya.

Lilo menjelaskan, gerakan ini dilakukan di seluruh Indonesia dari Papua sampai Aceh. Tujuan besar gerakan ini adalah munculnya Hafidz Al-Quran di Indonesia. Sehingga bisa mencetak generasi muda yang berbudi pekerti mulia.

“Salah satu tujuan besar One Village One Hafidz satu desa satu Hafidz, ke depannya lagi One Masjid One Hafidz. Ini agar penghafal Al-Quran ada di setiap masjid dan ada di setiap desa. Sebab, saat ini sangat kekurangan jumlah Hafidz di Indonesia. Jumlah penghafal Al-Quran masih minim,” jelasnya.

Menurut Lilo, Gerakan Nusantara Mengaji yang diinisiatori Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ini didukung penuh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siraj, Sekretaris PBNU Helmy Faisal Zaini, Penasihat Kornas Nusantara Mengaji KH. Ahsin Sakho, KH. Syarif Rahmat, Hj.Maria Ulfa, KH. Usfuri Anshor dan para ulama lainnya.

Karena penggagasnya Cak Imin, aku Lilo bahwa ia mewajibkan seluruh kader PKB di DPR, DPRD propinsi hingga DPRD kabupaten/kota terlibat langsung dalam kegiatan ini.

Secara pribadi dan keluarga, Lilo menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh pimpinan TPQ yang sudah ikut terlibat menyukseskan program tersebut. Juga seluruh santri, bapak dan ibu orang tua santri yang mendukung program ini.

Untuk menyukseskan program ini di , ia turut melibatkan pengurus Fathaya NU Buru. Sekali lagi ia mengucapkan terima kasih, karena acara malam itu berjalan baik Ia juga meminta agar pribadinya dilibatkan dalam seluruh urusan dan persoalan di TPQ . (MP-18)

Pos terkait