Namlea, Maluku Post.com – Amustofa yang sering disapa Amus, merupakan satu-satunya calon kuat pendamping Ramly I Umasugi dalam pilkada buru 2017-2022 mendatang, hal ini dibuktikan dengan sejumlah data dan kedekatannya dengan petahana, bukan itu saja, Besan sudah menyatakan dirinya dan meyakini bahwa dirinya bersama Umasugi akan memimpin Buru lima tahun kedepan, demikian disampaikan Jainal, salah satu Mahasiswa jurusan Politik Dari Unhari Maluku Utara di Namlea, Rabu (22/6).
Menurut Jainal, dari hasil surfei sebuah lembaga ternama menyatakan popularitas Amus diatas bakal calon wakil lainnya, sebelumnya hasil survei pada bulan April lalu Amus bersama Iksan Tinggapy (Ketua DPRD) dari partai Golkar mempunya hasil survei yang sama yakni di angka 14.50 %, namun setelah survei lanjutan Amus dapat melambung Tinggapi, olehnya wajar kalau Amus disebut sebagai pemenang calon wakil dari hasil survei tersebut.
Dijelaskan pula, hal lain juga yang mendukung Amus untuk mendampingi Umasugi diantaranya kedekatan Amus dengan Petahana yang sudah lama terbangun, bahkan peluang finansial Amus tidak bisa dibendungi karena sudah dari awal dirinya mempersiapkan itu untuk strategi bersama-sama petahana membangun komunikasi politik.
“Kerja politik memang kostnya besar, dan calon-calon yang berani maju itu sudah harus dipersiapkan terlebih dahulu, sehingga komunikasi politik nyambung dan tidak putus,” tandas Jainal.
Diungkapkan Jainal, meskipun calon lain dari partai besar atau partai pemenang pemilu di suatu daerah kuat dan didukung dari partainya sendiri namun bukanlah sebuah jaminan kalau tidak didukung dengan finansial yang cukup.
“Mulai dari membangun komunikasi politik, kemudian membangun strategi baik dari pusat hingga ke daerah dengan tokoh-tokoh politik partai lain demi sebuah rekomendasi dan sosialisasi ke masyarakat luas bukan sebuah hal yang dianggap biasa-biasa saja tanpa mengeluarkan biaya,” tandasnya.
Jainal menambahkan, bagi calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang sudah melewati fase itu maka wajarlah untuk siap maju,.
“insya Allah bang Amus tidak putus komunikasi politik sampai disini, karena peluang kerja politik yang sangat besar itu pada saat pentahapan penetapan calon pasangan, selamat buat bang Amus yang berani mengambil kebijakan meninggalkan institusinya demi berbuat baik kepada masyarakat dan daerahnya,”pungkasnya. (MP-22)


