Kematian Ketua KPU Tidak Pengaruhi Bimtek Nasional Di Ambon

Ambon, Maluku Post.com - Kematian Ketua KPU, Husni Kamil Manik, tidak mempengaruhi penyelenggaraan bimbingan teknis (Bimtek) terpadu nasional menjelang Pilkada serentak 2017 di Ambon pada 25 Juli 2016. "Bimtek terpadu melibatkan KPU, Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP)," kata Ketua KPU Maluku, Musa Toekan, dikonfirmasi, Kamis (14/7). Karena itu, penyelenggaraan Bimtek terpadu telah dikoordinasikan dengan Gubernur Maluku, Said Assagaff yang direspon positf dan mengarahkan hendaknya siap sebagai tuan rumah yang sukses. Bahkan, Gubernur Said menjadwalkan menjamu makan malam para peserta Bimtek terpadu. "Jadi penyelenggaraan Bimtek di Ambon siap dilaksanakan karena mendapat dukungan Pemprov Maluku dan komponen bangsa lainnya di daerah ini demi suksesnya Pilkada serentak kelompok kedua pada 15 Februari 2017," ujar Musa. Bahkan, tempat penyelenggaraan telah disepakati di The Natsepa Hotel berlokasi di desa Suli, kecamatan Salahutu, pulau Ambon. "Memang awalnya Bimtek terpadu nasional itu dijadwalkan pada 19 Juli 2016. Namun, manajemen The Natsepa Hotel menyatakan telah digunakan pihak lain sehingga ditangguhkan pada 25 Juli 2016," kata Musa. Disinggung peserta, dia menjelaskan, diprakirakan lebih dari 500 orang berasal dari 80 kabupaten/ kota yang menyelenggarakan Pilkada 2017. "Bimtek terpadu nasional ini strategis dalam rangka mematangkan persiapan para penyelenggara dari 80 daerah agar pelaksanaan Pilkada 2017 diselenggarakan aman, lancar, jujur dan adil, sekaligus meminimalisasi kemungkinan terjadi berbagai kecurangan," tandas Musa. Pilkada serentak kelompok kedua di Maluku pada 2017 di kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kabupaten Buru dan kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). (MP-5)

Ambon, Maluku Post.com – Kematian Ketua KPU, Husni Kamil Manik, tidak mempengaruhi penyelenggaraan bimbingan teknis (Bimtek) terpadu nasional menjelang Pilkada serentak 2017 di Ambon pada 25 Juli 2016.

“Bimtek terpadu melibatkan KPU, Bawaslu dan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP),” kata Ketua KPU Maluku, Musa Toekan, dikonfirmasi, Kamis (14/7).

Karena itu, penyelenggaraan Bimtek terpadu telah dikoordinasikan dengan Gubernur Maluku, Said Assagaff yang direspon positf dan mengarahkan hendaknya siap sebagai tuan rumah yang sukses.

Bahkan, Gubernur Said menjadwalkan menjamu makan malam para peserta Bimtek terpadu.

“Jadi penyelenggaraan Bimtek di Ambon siap dilaksanakan karena mendapat dukungan Pemprov Maluku dan komponen bangsa lainnya di daerah ini demi suksesnya Pilkada serentak kelompok kedua pada 15 Februari 2017,” ujar Musa.

Bahkan, tempat penyelenggaraan telah disepakati di The Natsepa Hotel berlokasi di desa Suli, kecamatan Salahutu, pulau Ambon.

“Memang awalnya Bimtek terpadu nasional itu dijadwalkan pada 19 Juli 2016. Namun, manajemen The Natsepa Hotel menyatakan telah digunakan pihak lain sehingga ditangguhkan pada 25 Juli 2016,” kata Musa.

Disinggung peserta, dia menjelaskan, diprakirakan lebih dari 500 orang berasal dari 80 kabupaten/ kota yang menyelenggarakan Pilkada 2017.

“Bimtek terpadu nasional ini strategis dalam rangka mematangkan persiapan para penyelenggara dari 80 daerah agar pelaksanaan Pilkada 2017 diselenggarakan aman, lancar, jujur dan adil, sekaligus meminimalisasi kemungkinan terjadi berbagai kecurangan,” tandas Musa.

Pilkada serentak kelompok kedua di Maluku pada 2017 di kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kabupaten Buru dan kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). (MP-5)

Pos terkait