Ambon, Maluku Post.com – Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Ambon, Jen Latuconsina, Kamis (11/8) melantik 15 anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang akan bertugas mengawasi kelancaran pemilihan kepala daerah kota Ambon yang akan digelar tahun 2017 mendatang.
Latuconsina meminta 15 anggota panwascam Ambon dapat menunaikan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, terutama menjadi penyelenggaraan Pilkada Februari 2017 berjalan demokratis, aman, lancar dan berkualitas.
Sementara itu, Ketua Badan Pengawasan Pemulu (Bawaslu) Provinsi Maluku, Fadly Silawane mengingatkan anggota pengawas bahwa pembinaan sumberdaya manusia menganut asas SIM-P yakni solidaritas, inparsial, mentalitas dan profesional.
Dijelaskan Silawane, solidaritas sangat diperlukan dalam pengawasan, namun jika dalam penyelenggaraannya tidak solid pastinya akan berpengaruh pada ketidaknetralnya dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan Pemilu, sedangkan inparsial juga patut dimaknai guna meniadakan praktek diskriminasi terhadap peserta dan pemilih.
“Kalau kedapatan ada Panwaslu atau Panwascam yang melakukan praktek diskriminasi maka kami akan menegur dan melaporkannya ke DKPP agar dikenakan sanksi sesuai UU yang berlaku,” ungkapnya.
Silawane juga mengingatkan 15 anggota Panwascam untuk mentalitas dan profesional dalam melaksanakan tugas pengawasan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang berlaku.
15 anggota Panwascam Kota Ambon yang dilantik yakni Abduklah Makatita, Reinaldo Pattisina dan Sayuti Tianotak dari kecamatan Sirimau, Arnold Latuperissa, Melkianus Watutamata dan Stenly Gardjalay dari Nusaniwe, Hasan Varwa, Hasan Umagap dan Valentin Hattu dari Baguala, Nico Tamaela, Robert Alfons dan Welem Waas dari Leitimur Selatan (Setisel) serta Baruch Riry, Edison Effendy dan Ramlan Irimasi dari Teluk Ambon. (MP-8)


