BMKG Peringatkan Hujan Lebat Diprakirakan Guyur Maluku

Ambon, Malukupost.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan mengguyur 11 kabupaten/kota di Maluku pada beberapa hari kedepan.

Ambon, Malukupost.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan mengguyur 11 kabupaten/kota di Maluku pada beberapa hari kedepan.

Berdasarkan data di BMKG, Kamis (17/5), hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Kota Ambon, kabupaten Maluku Tengah maupun Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Barat (SBB), Seram Bagian Timur (SBT), Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Selain itu, kabupaten Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat (MTB) serta Maluku Barat Daya (MBD).

Diprakirakan adanya awan gelap (Cumulonimbus) di lokasi tersebut dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang.

Tinggi Gelombang mencapai 4 meter berpotensi terjadi di laut Banda, perairan Selatan maupun Timur Kepulauan Tanimbar, laut Arafuru bagian Barat dan Tengah.

Sedangkan, gelombang mencapai 2,50 meter berpotensi terjadi perairan Selatan pulau Buru hingga pulau Seram, perairan kepulauan Kai hingga Aru, perairan kepulauan Sermata hingga Babar serta laut Arafuru bagian Timur.

Karena itu, para nelayan yang hendak menangkap ikan jangan memaksakan diri melaut dengan mengandalkan armada tradisional.

Armada tradisional tidak kuat menahan kondisi cuaca tersebut dengan sewaktu-waktu terjadi perubahan kecepatan angin sehingga mempengaruhi tinggi gelombang.

Imbauan kondisi cuaca telah disampaikan melalui masing-masing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sembilan kabupaten dan dua kota, termasuk para Bupati maupun Wali Kota.

Diingatkan juga bila terjadi kondisi cuaca ekstrim, maka Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon berwenang tidak memberikan izin berlayar, bahkan sekiranya dipandang perlu aktivitas pelayaran untuk sementara ditutup sambil menunggu laporan perkembangan cuaca terbaru.

Para pengguna jasa transportasi juga hendaknya memaklumi bila terjadi penundaan dan keterlambatan jadwal keberangkatan kapal laut akibat faktor cuaca karena pertimbangan perlunya memprioritaskan keselamatan. (MP-3)

Pos terkait