Pemkot Ambon Gelar Pasar Murah

Ambon, Malukupost.com - Menjelang Hari raya Idul Fitri 1439 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menggelar pasar murah yang berlokasi di Desa Hunut Dusun Kate-kate, Kamis (31/5).

Ambon, Malukupost.com – Menjelang Hari raya Idul Fitri 1439 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat menggelar pasar murah yang berlokasi di Desa Hunut Dusun Kate-kate, Kamis (31/5).

Walikota Ambon Richard Louhenapessy dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Kota (Sekot) setempat, A.G. Latuheru, mengatakan pada sektor perdagangan dalam menjalankan bulan puasa merupakan momentum peningkatan konsumsi dan transaksi yang berdampak pada kelangkaan stok barang dan harga meningkat yang sulit untuk dapat diprediksi.

“Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, maka pasar murah merupakan salah satu program yang bersifat aksi, untuk menggagas stabilisasi harga berbagai kebutuhan pokok hingga lebaran tiba nanti,”ujarnya.

Menurut Louhanepessy, model penanganan ini dilaksanakan dari Pemerintah Pusat sampai di daerah, dengan harapan dapat membantu menyelesaikan berbagai persoalan ekonomi masyarakat yang bersentuhan langsung dengan hayat hidup orang banyak, dalam hal ini berpenghasilan belum menguntungkan.

“Pasar murah merupakan suatu ifen yang di nanti-nantikan oleh seluruh masyarakat yang berpenghasilan rendah, karena dirasakan membawa berkah tersendiri dalam persiapan menyambut hari raya Idul Fitri ini,”ungkapnya.

Dijelaskan Louhenapessy, pasar murah juga merupakan salah satu tindakan nyata Pemerintah yang ditujukan semata-mata hanya untuk membantu masyarakat kecil karena harga-harga yang diberlakukan lebih rendah dibandingkan dengan harga yang berlaku di pasar pada umumnya baik di pasar tradisional maupun di pasar modern.

“Pengalaman membuktikan bahwa kegiatan ini sangat diminati oleh banyak pihak, sudah tentu seperti yang saya kemukakan tadi kepada ibu-ibu mengapa karena memang ini diperlukan untuk pelaksanaan persiapan bukan cuman lebaran tapi juga kegiatan buka puasa,”tandasnya

Louhenapessy mengingatkan pasar murah tersebut hanya diperuntukan kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Karena itu tadi saya bilang kalau ini hanya diperuntukan bagi masyarakat yang berpenghasilan belum terlalu menguntungkan, kata kasarnya masyarakat yang berpenghasilan rendah,”katanya.

Louhenapessy berharap, masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut dengan baik, untuk dapat bermanfaat bagi kelanjutan kehidupan selama bulan puasa, tetapi juga terutama menyongsong lebaran nanti.

“Karena itu nanti sebagai mana mungkin masyarakat bisa memanfaatkannya untuk bisa bermanfaat bagi kelanjutan kehidupan selama bulan puasa, tapi juga terutama menyongsong lebarannya nanti,” pungkasnya.(MP-8)

Pos terkait