Ambon, Malukupost.com – Ketua Harian Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang menyatakan sesuai hasil tracking (pelacakan jejak) dari pasien kasus 02, yakni nenek 74 Tahun, yang sementara menjalani isolasi di RST Ambon, ditemukan dua orang terkonfirmasi positif covid-19.
Kasrul katakan, kedua orang tersebut merupakan cucu dari pasien 02 sehingga total dari 12 positif Covid-19 kini meningkat menjadi 14 orang, satu diantaranya dinyatakan sembuh, merupakan warga bekasi.
“Kedua pasien itu merupakan cucu dari nenek, satu baru lulus SMA dan satu masih duduk dibangku SMP, olehnya itu kedua pasien yang dinamai kasus 13 dan 14 sudah diisolasi di Balai Diklat BPSDM Provinsi Maluku, Poka. Secara umum keduanya dalam kondisi baik,” “ujarnya di Ambon, Senin (13/04).
Kasrul menandaskan, sebelumnya tiga orang juga positif Covid-19 yang merupakan hasil Tracking pasien kasus 02, sehingga diberi nama kasus 04, kasus 05 dan kasus 06. Sementara ini ketiga kasus ini menjalani isolasi di Balai Diklat BPSDM Provinsi Maluku.
“Ketiga pasien kasus ini tidak menimbulkan gejala, tetapi dari pemeriksaan PCR, ketiganya positif. Ini menunjukan virus ini sudah bertransformasi lokal meskipun orangnya tidak melakukan perjalanan,”ungkapnya.
Dijelaskan Kasrul, untuk kasus 07 merupakan pelaku perjalanan dari Manado, Sulawesi Utara. Sementara ini berada di RS Lantamal Halong, Ambon. Kasus 08 dan 09 merupakan anak dan ayah juga dinyatakan positif. Sementara ini berada di RS Lantamal Hallong.
“Kedua pasien ini merupakan keluarga dari pasien 03 (istri dari ayah dan anak) asal saparua, Maluku Tengah, yang sudah dipindahkan dari RS Lantamal ke RSUD dr. M. Haulussy,” bebernya.
Kasrul menambahkan, kasus 10 dinyatakan positif merupakan pasien rujukan dari Seram Bagian Barat (SBB) dari SBB, sementara berada di RS Lantamal, Hallong.
“Untuk kasus 11 dan 12, merupakan calon perwira polisi Polda Maluku, yang menjalani karantina di SPN Passo. Mereka dirawat di RS Bhayangkara, Polda Maluku,”pungkasnya.


