Wunlah, MalukuPost.com – Menyongsong penerapan new normal life atau tatanan kehidupan baru di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten setempat melakukan sosialisasi kepada masyarakat perwakilan masyarakat di kecamatan Wuarlabobar seperti dari desa Kilon, Wunlah, Karatat, Awear Baru, Watmasa, Labobar, Lingad, Waturu Baru dan desa persiapan Teinaman, Selasa, (30/6/2020).
Camat Wuarlabobar, Reinhard Sainuka dalam laporannya menyatakan, tim gustu kecamatan telah melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan disetiap desa.
“Alokasi dana desa dan dana desa yang peruntukannya bagi penanganan Covid-19 telah dicairkan pada tahap pertama oleh seluruh desa,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Herman Yoseph Lerebulan dalam sosialisasi tersebut memaparkan materi tentang penerapan new normal di wilayah itu.
“Saat ini Pemkab kepulauan Tanimbar sementara ada dalam tahapan sosialisasi dan uji coba pelaksanaannya telah dimulai tanggal 15 Juni 2020 dimana aktifitas perkantoran di lingkungan Pemerintah Daerah sudah dilakukan,” katanya.
Dijelaskan Herman, dalam masa uji coba aktifitas bekerja di kantor dimulai jam 08.00 – 13.00, sedangkan sisa waktu kerja dari jam 13.00 – 17.00 dilanjutkan dengan kerja dari rumah, untuk sektor-sektor lainnya juga akan diatur dengan tetap memperhatikan protokol covid-19 seperti berdoa di rumah ibadah dan proses belajar-mengajar di sekolah.
“Masyarakat juga diimbau untuk olah raga secara teratur, istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi, serta selalu berdoa kepada Tuhan yang Maha Kuasa,” ungkapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Jaflaun Batlayeri dikesempatan itu menyatakan tentang sikap Pemda dan DPRD yang tidak menerima para mahasiswa dari luar daerah.
“Langkah gustu adalah untuk memutuskan mata rantai Covid-19, langkah ini yang membuat sampai daerah kabupaten Kepulauan Tanimbar tetap aman dan masih berada pada zona hijau,” ungkapnya sembari meminta masyarakat untuk mendukung kebijakan gugus tugas dan mengikuti protokol kesehatan.
Bupati Petrus Fatlolon mengatakan, kabupaten Kepulauan Tanimbar merupakan salah satu kabupaten yang ditetapkan oleh pemerintah pusat bersama 102 kabupaten kota lain sebagai kabupaten yang memberlakukan new normal karena hingga kini tetap berada dalam zona hijau.
“Ingat bahwa kesehatan dan ekonomi sama-sama penting sehingga masyarakat tidak bisa hanya tinggal diam di rumah tanpa melakukan aktifitas karena akan berdampak pada perekonomian yang buruk,” tandasnya.

Dijelaskan Fatlolon, aktivitas masyarakat kembali normal namun tetap memperhatikan protokol kesehatan dan anjuran pemerintah. Pemerintah membolehkan ibadah di tempat ibadah, yang penting memperhatikan protokol kesehatan. Sekolah pun memberlakukan penerapan new Normal Life.
“Jumlah siswa 15 orang per kelas, para kepala sekolah terapkan jam belajar selama 4 jam, tidak boleh menerapkan jam istirahat di sekolah serta tidak boleh membuka kantin sekolah,” tegasnya sembari mengimbau masyarakat nelayan di wilayah itu untuk terus bekerja di sektor kelautan dan perikanan sehingga ketahanan ekonomi dan kebutuhan keluarga bisa terpenuhi.
Berdasarkan pantauan media ini, Sosialisasi yang terpusat di balai desa Wunlah, Selasa, (30/6/2020) melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Wuarlabobar, para Kepala Desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, para kepala sekolah, para nelayan dan pengusaha.
Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon selaku Ketua Gustu Covid-19 bersama Ketua DPRD Kepulauan Tanimbar Jaflaun Batlayeri selaku Wakil Ketua Gugus memboyong pimpinan dan anggota DPRD serta para pimpinan SKPD terkait untuk hadir pula dalam sosialisasi itu.

Usai sosialisasi, dilanjutkan dengan penyerahan bansos sembako dari Gugus Tugas Covid-19 dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepualaun Tanimbar kepada perwakilan penerima, penyerahan SK Bupati tentang penetapan pembangunan SMP negeri Satu Atap di Romnus, penyerahan bantuan alat tangkap perikanan dan sarana prasarana pengolahan kepada masyarakat, penyerahan bantuan langsung tunai, penyerahan bantuan bagi kelompok pertanian dan penyerahan bantuan modal usaha bagi kelompok usaha kecil menengah.
Sekedar diketahui, menyambut penerapan new normal life, Bupati Kepulauan Tanimbar selaku ketua Gustu, telah mengeluarkan 9 anjuran bagi masyarakat yaitu: tidak panik namun tetap waspada, cuci tangan pada air yang mengalir dengan menggunakan sabun, kurangi aktivitas di luar rumah dan laksanakan physical distancing serta social distancing, gunakan masker terutama sedang beraktivitas diluar rumah, isolasi diri selama 14 hari bila baru kembali dari daerah yang terjangkit Covid-19. Selain itu, apabila demam, batuk dan atau pilek, segera berobat.


