Langgur, Malukupost.com – Bagi mereka yang hobinya memelihara ikan, tentu tidak asing lagi dengan jenis ikan koi.
Ikan koi terkenal sebagai ikan peliharaan karena berwarna-warni cerah dan dianggap sebagai ikan pembawa keberuntungan, simbol cinta dan persahabatan.
Informasi yang dihimpun Malukupost.com, ikan koi masuk ke Indonesia sekitar tahun 1991 ketika Kaisar Jepang bernama Akihito memberi cinderamata puluhan ikan koi ke Presiden Soeharto.
Selain sebagai peliharaan, ikan koi juga bisa sebagai sumber penghasilan karena tingginya pangsa pasarnya dengan harga jual sampai jutaaan rupiah.
Ikan koi yang memiliki nama ilmiah Cyprinus carpio tersebut kini menjadi primadona para pencinta ikan peliharaan yang dapat dijadikan hiasan untuk mempercantik tampilan rumah-rumah, ada yang ditaruh di dalam aquarium untuk dipajang di ruang tamu serta dibuatkan kolam di halaman rumah.

Nah, untuk warga kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual yang ingin mendapatkan dan memelihara ikan koi ini di rumah sendiri, kini telah tersedia.
Adalah Toko Bintang Jaya (TBJ) yang berlokasi di Langgur (tepatnya di jalan arah menuju kampus STIA Langgur), kini menyediakan ikan koi untuk dipasarkan.
Kepada media ini di Langgur, Kamis (15/4/2021), pemilik TBJ Langgur (Bobby Retanubun) membenarkan hal tersebut.
“Sudah kurang lebih dua tahun usaha ini saya geluti, sejak sebelum adanya pandemi Covid-19. Hanya bermula dari hobby (kesukaan) saja, kini sudah berubah menjadi tempat budidaya ikan koi,” katanya.
Dijelaskannya, ikan koi yang dipelihara adalah mulai dari (tahap) anakan sampai indukkan.
“Setelah jadi induk, kita buat budidaya. Hampir semua jenis ikan koi yang kami budidayakan sendiri disini,” tandasnya.
Terkait bahan makanan untuk ikan koi selama proses budidaya tersebut pihaknya mendatangkan dari luar Maluku.
“Jenis makanan (pakan) untuk semua jenis ikan koi (anakan hingga idukkan) kami datangkan dari Surabaya,” imbuhnya.
Bobby menambahkan, untuk pemeliharaannya (dari anakan hingga indukan), pihaknya tetap intens, teratur serta penuh ketelitian terhadap stabilitas air untuk kelanjutan kehidupan ikan koi, sehingga suhu dan kadar air menjadi faktor penting untuk diperhatikan.
“Pemeliharaan ikan koi juga harus diperhatikan. Artinya, masing-masing ukuran (size) ikan koi itu wadah pemeliharaannya harus terpisah. Karena saat ukuran anakan itu ikan koi bersifat kanibal (yang besar makan yang kecil), jadi harus dipisahkan ukurannya,” tukasnya.
Bobby mengungkapkan, selain menyediakan/menjual berbagai jenis ikan koi (anakan hingga indukan), pihaknya juga menyediakan perlengkapan kolam ikan dan makanan ikan koi.
“Kami menyediakan semuanya lengkap disini kepada pelanggan, mulai dari makanan anakan ikan koi hingga perlengkapan pemeliharaannya. Selain itu, kami juga melakukan pemijahan sendiri,” bebernya.
Untuk diketahui, hingga saat ini TBJ Langgur sudah melakukan pemasaran (penjualan) ikan koi ini sekitar 3-4 kali pemasaran anakan ikan hasil pemijahan sendiri.
“Penggemar ikan koi di Malra dan kota Tual ini banyak, itu terbukti dengan banyaknya komsumen yang datang untuk membeli anakan ikan koi untuk dipelihara beserta makanan dan perlengkapannya. Konsumen kami ini dari Kei Kecil, Kei Besar dan Kota Tual. Selain itu pelanggan kami dari luar Kei seperti Dobo (kepulauan Aru) dan kota lainnya juga ada. Kami selalu siap melayani pengiriman ke luar pulau,” pungkasnya.


