Ukulele Damai Menggema Di Masjid Raya Tual

  • Whatsapp
Para musisi cilik dari Tual Ukulele Lovers Community di pelataran Masjid Raya Al-Hurriyyah Kota Tual, Sabtu (24/4) petang. (Foto andrey jacob kerubun)
Para musisi cilik dari Tual Ukulele Lovers Community di pelataran Masjid Raya Al-Hurriyyah Kota Tual, Sabtu (24/4) petang. (Foto andrey jacob kerubun)
Para musisi cilik dari Tual Ukulele Lovers Community di pelataran Masjid Raya Al-Hurriyyah Kota Tual, Sabtu (24/4) petang. (Foto andrey jacob kerubun)
Para musisi cilik dari Tual Ukulele Lovers Community di pelataran Masjid Raya Al-Hurriyyah Kota Tual, Sabtu (24/4) petang. (Foto andrey jacob kerubun)

Laporan Rudi Fofid & Geraldo Leisubun-Tual

Malukupost.com – Lagu “Damai Bersamamu” gubahan Johnny Sahilatua mengalun di Jalan Raya Pattimura, Tual, Sabtu (24/4) petang, jelang saat berbuka puasa. Sebanyak 35 bocah menyanyikannya sambil memetik ukulele di depan pagar Masjid Agung Al-Hurriyyah.

Musisi-musisi cilik itu berasal dari Tual Ukulele Lovers Community (TULC). Mereka didampingi para pelatih yakni Yani Pattinasarany, Helmy Kolibonso, Michael Efruan.  Penampilan mereka menarik perhatian para pengendara mobil, sepeda motor, dan pejalan kaki.

Komunitas yang baru berdiri Januari 2021 dan menaungi lebih 100 anggota belia itu, sudah biasa bernyanyi di gereja. Akan tetapi, petang tadi, mereka memetik ukulele dan bermain di sisi jalan, persis di depan masjid.

Selain lagu “Damai Bersamamu”, mereka juga melagukan lagu Kei “Tanat Sus Beb”. Pengurus masjid kemudian meminta mereka bernyanyi di halaman masjid.

Imam Masjid Al-Hurriyyah Tual H. Ahmad Kabalmay S.PdI dan para pengurus masjid menyambut dan menyaksikan pementasan di halaman masjid. Para musisi TULC melantunkan “Ramadan Tiba”, “Fadad Vilvil”, dan beberapa lagu lain.

Pentas ukulele damai ini terselenggara atas koordinasi pimpinan TULC Yani Pattinasarany dengan Lurah Lodar El Irwan Tamher. Irwan mengaku gembira dengan kehadiran para musisi ukulele.

“Biarlah dunia bisa belajar dari anak-anak yang merawat perdamaian dan toleransi di Kota Tual,” kata Tamher.

Pimpinan TULC Yani Pattinasarany juga mengaku gembira bisa membawa anak-anak mementaskan ukulele, untuk mendukung umat Islam yang sedang berpuasa. (malukupost)

Pos terkait