Seleksi Penerimaan CPNS, Pemkab Malra Siapkan 32 Posisi Untuk Anak Daerah

  • Whatsapp

Langgur, Malukupost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara (Malra) secara resmi menyampaikan pengumuman dan pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2021.

Meskipun sempat tertunda selama sebulan, Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akhirnya memutuskan tahapan pengumuman dan pendaftaran seleksi CPNS dilaksanakan mulai dari tanggal 30 Juni hingga 21 Juli 2021.

Informasi yang berhasil dihimpun Malukupost.com, sebanyak 701.590 formasi yang dibuka pendafatarannya secara nasional.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Malra Muchsin Rahayaan mengungkapkan, untuk kabupaten Malra disediakan 32 posisi bagi putera-puteri daerah dalam perekrutan CPNS dimaksud.

“Sebanyak 32 formasi penerimaan CPNS tahun ini yang kita khususkan untuk daerah. Adapun 32 formasi itu kita beri simbol bintang pada pengumuman penerimaan yang sudah resmi kami umumkan,” tandasnya.

Untuk diketahui, posisi bertanda bintang yang disiapkan untuk putera-puteri daerah Malra tersebut meliputi 12 posisi dalam formasi umum (sebanyak 29 orang) dan 20 posisi formasi umum/disabilitas (25 orang).

Untuk 12 posisi dalam formasi umum tersebut disediakan bagi tenaga perawat, sedangkan 20 posisi dalam formasi umum/disabilitas yang disiapkan mencakup jabatan Ahli Pertama Perancangan Peraturan Perundang-Undangan, Analis Angkutan Laut, Analisis Diklat, Analis Ekonomi Kreatif, Analis Informasi Hasil Pertanian, Analisis Informasi Pasar Hasil Pertanian, Analis Jabatan, Analis Kompetensi, Analis Koperasi, Analis Objek Wisata, Analis Pangan, Analis Pengelolaan Sumber Daya Air, Pengawas Mutu Hasil Perkebunan, Penyuluh Pangan, dan Penyuluh Wisata.

“Jabatan formasi yang bertanda bintang hanya dapat dilamar oleh warga Negara Republik Indonesia asal Malra yang memenuhi persyaratan umum dibuktikan dengan surat keterangan domisili dari lurah/kepala ohoi (desa) setempat,” ujarnya.

Rahayaan menjelaskan, Pemkab Malra berupaya memperluas kesempatan bagi anak-anak daerah mengikuti seleksi penerimaan CPNS dan menjadi pegawai negeri sipil mengingat aparatur sipil negara yang direkrut dari luar daerah kadang memilih untuk kembali ke daerah asal setelah beberapa tahun bertugas di Malra.

“Mereka kerja beberapa tahun lalu pulang ke daerah asal sehingga Malra pada akhirnya kekurangan ASN. Kita bukan tidak mau (mereka) berkompetisi, tetapi memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi anak-anak daerah,” bebernya.

Rahayaan menegaskan, banyak lulusan di kabupaten Malra yang memenuhi syarat untuk mengikuti perekrutan CPNS.

Pos terkait